Menulis untuk perangkat mobile

Layar telepon genggam yang relatif kecil tentu tidak cocok untuk menulis berita yang terdiri atas 20 paragraf. Untuk mobile berita idealnya sekitar 150 kata saja.

Menulis berita untuk perangkat mobile memerlukan keahlian tersendiri.

Kekuatan utama medium ini adalah portabilitas dan fleksibilitas. Tapi Anda juga perlu memahami keterbatasan medium mobile, agar bisa memanfaatkan secara maksimal keunggulan medium ini.

Ukuran layar adalah salah satu kelemahan perangkat ini. Oleh karena itu gaya penulisan berita mau tidak mau harus disesuaikan dengan keterbatasan ini.

Makin pendek makin baik

Jadi, usahakan berita tidak terlalu panjang. Pikirkan dengan baik struktur berita sebelum Anda menuliskannya.

“Dengan begitu Anda bisa memilih kata-kata yang sesuai dengan isi berita,” kata Mohamad Susilo, wartawan BBC Indonesia.

“Intinya adalah untuk perangkat mobile, berita yang Anda tulis harus pendek. Di BBC Indonesia biasanya berita untuk mobile ini terdiri atas 150 kata,” kata Susilo.

Sederhana

Sebagian besar pengguna telepon genggam membaca berita melalui layar kecil, jadi Anda sebaiknya memakai bahasa yang sederhana yang mudah dibaca dan dimengerti.

Kosa kata yang sederhana juga akan membantu, ketika Anda berbicara dengan pembaca global.

“Pengguna bisa di mana saja. Di Afghanistan, Irak, Afrika, Amerika,” kata Susilo.

 “Mereka semua seharusnya bisa langsung memahami berita yang Anda tulis,” katanya.

Jangan terlalu panjang

Ingat, ketika Anda menulis untuk perangkat mobile, makin pendek makin baik.

Menulis dengan panjang 20 paragraf atau lebih tidak masalah untuk situs berita dengan pembaca yang mengakses situs berita melalui komputer.

Tapi 20 paragraf akan terlalu panjang untuk dibaca melalui layar telepon genggam yang biasanya berukuran kecil.

Jadi:

  • Batasi tiap berita sekitar 150 kata, yang biasanya terdiri dari empat atau lima paragraf pendek
  • Hilangkan kata-kata sifat, kalau memang tidak terlalu diperlukan
  • Pakai singkatan

Teknik sederhana ini akan membantu memperpendek berita-berita yang Anda tulis.

Judul berita

Judul berita sebaiknya sederhana tapi juga menarik.

Dengan begitu Anda bisa menarik perhatian pembaca.

Idealnya untuk judul ini tak lebih dari 38 karakter. Bila melebihi 38 karakter, judul akan menjadi dua baris di layar telepon genggam.

Anda tentu tidak ingin membuat judul yang terlihat terlalu panjang di layar telepon genggam. Sebagai panduan umum, jika judul Anda sekitar 38 karakter, judul ini tidak akan menjadi dua baris.

Dengan begitu judul ini akan terlihat lebih bagus di layar telepon genggam.

SMS berita

Teks yang Anda  tulis kadang juga diterbitkan dalam bentuk SMS berita. Teks ini akan muncul di layar secara otomatis selama beberapa saat.

Tulis teks yang pendek dan sederhana, kata Hassan Mhelela dari BBC Swahili.

“Di BBC Swahili, kami batasi hanya 140 karakter untuk judul dan ringkasan berita,” kata Hassan.

Ingat, Anda bisa memperpendek judul dan berita dengan menghilangkan kata sifat dan dengan memakai singkatan.

Kutipan

Kutipan sangat penting, tapi penting juga untuk diingat bahwa hanya kutipan yang pendek saja yang cocok untuk layar berukuran kecil.

Hindari kutipan yang panjang, yang bertele-tele. Pakai kutipan pendek dan memang benar-benar diperlukan.

Jadi, ambil yang bernas dan sisipkan sedemikian rupa sehingga akan ada impak secara maksimal.

Pilihan kata

Pilih kata secara hat-hati untuk mencegah distorsi makna di berita Anda.

Anda tidak akan pernah tahu siapa yang akan membaca berita Anda. Mungkin pembaca ada di Afrika, Afghanistan, Amerika atau Eropa.

Jadi, tulis berita yang mudah dipahami secara universal.

Agar berita Anda jelas bagi pembaca global, hindari jargon atau istilah khusus dan pergunakan kata yang tidak akan disalahartikan atau disalahpahami.

Cek, cek, dan cek lagi

Kesalahan gampang sekali terjadi. Itu sebabnya Anda perlu mengecek berulang-ulang.

Begitu kesalahan diterbitkan, akan terlambat untuk memperbaikinya.

Dan seluruh dunia bisa melihat kesalahan ini.

“Prinsipnya adalah perbaiki kesalahan sebelum diterbitkan,” kata Mohamad Susilo dari BBC Indonesia.

Perbedaan dialek

Dalam bahasa apa pun Anda menulis berita, hindari dialek.

Kata-kata yang Anda pakai bisa disalahpahami, baik dalam bahasa Anda sendiri maupun dalam variasi bahasa atau dialek.

Jadi, kesadaran ini perlu Anda miliki.

Baca berita Anda secara cermat.

Tanyakan kepada Anda sendiri, apakah orang di Indonesia atau di Malaysia akan memiliki pemahaman yang sama saat membaca berita Anda.

Berita yang Anda tulis harus memiliki makna yang sama ketika dibaca oleh semua orang.

Sign-in untuk staf

Silakan tunggu sementara kami mengecek bahwa Anda terhubung ke jaringan internal

Maaf kami tak bisa memverifikasi koneksi

  • Silakan cek Anda terhubung ke jaringan internal BBC
  • Silakan cek bahwa tautan yang tengah Anda akses benar
Tutup dan lanjutkan

Kami berhasil memverifikasi koneksi

Tutup dan lanjutkan