BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 18 November, 2009 - Published 08:14 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Trap: pemain harus tahan emosi
 
Robbie Keane
Trapattoni minta para pemain bisa mengendalikan emosi
Pelatih timnas Republik Irlandia Giovanni Trapattoni mengatakan para pemainnya harus berkepala dingin jika hendak memupuskan peluang Prancis ke Piala Dunia 2010.

Kamis dini hari, Prancis akan menjamu Republik Irlandia dalam leg kedua play off Piala Dunia 2010. Dalam leg pertama Prancis mengungguli Republik Irlandia 1-0 lewat gol Nicolas Anelka.

Pernyataan Trappatoni agar para pemainnya menjaga emosi terkait keributan antara pemain tengah Irlandia Keith Andrews dan gelandang bertahan Prancis Lassana Diarra di penghujung pertandingan play off Sabtu lalu.

Keributan itu diduga berawal dari komentar Diarra kepada Andrews yang mengatakan bahwa mimpi Piala Dunia Irlandia telah berakhir. Diarra telah membantah tudingan ini.

Sehingga, Trapattoni meski meminta para pemainnya berkepala dingin tidak akan heran jika ketegangan kembali terjadi di Stadion Stade de France, Paris.

"Saya juga dulu bermain sepakbola dan saya tahu apa yang terjadi di dalam lapangan," kata pelatih asal Italia ini.

"Semua pemain selalu dalam tekanan berat dan kadang-kadang mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan saat itu."

Komentar Lassana Diarra memicu keributan antar pemain

"Tapi saya sudah katakan pada mereka, bahwa kami harus bertanding dengan kepala dingin namun dengan hati yang hangat," tandas mantan pelatih Juventus dan Bayern Munchen itu.

Sementara itu kapten Republik Irlandia Robbie Keane meminta agar konsentrasi rekan-rekannya tidak terpecah dengan komentar Lassana Diara sehingga bisa membuyarkan strategi bertanding.

"Sejauh yang kami tahu, kejadian itu sudah berlalu. Apalagi kejadian itu terjadi setelah pertandingan usai."

"Tentu saja semua pemain tidak akan mengakui perbuatannya. Namun itu hanyalah sedikit masalah dan kami tidak akan turun bertanding sambil memikirkan komentar Diarra," tandas Keane.

Dalam pertandingan di Paris nanti, Republik Irlandia dalam posisi yang tidak diunggulkan, apalagi Robie Keane dkk datang ke Prancis dengan modal kekalahan.

Meski demikian, Keane menegaskan, moral para pemain Irlandia sangat tinggi dalam menghadapi Prancis.

"Kami tahu apa yang dipertaruhkan dalam pertandingan ini. Sejak kecil kami selalu memimpikan Piala Dunia. Saya beruntung pernah berlaga satu kali di Piala Dunia dan saya sangat menginginkan berlaga di Piala Dunia selanjutnya," tegas Keane.

Sementara itu, kapten timnas Prancis Thierry Henry mengatakan kondisi tim Ayam Jantan sangat solid menghadapi pertandingan penentuan dini hari nanti.

"Pekerjaan terberat adalah menyelesaikan pertandingan nanti," kata mantan penyerang Arsenal itu.

"Faktanya adalah saat pertandingan dimulai skor akan dimulai dengan 0-0. Dan kami akan bertanding seakan kami sedang ketinggalan satu gol," tambah Henry.

"Kami sudah tekankan masih ada 90 menit permainan. Kami sudah berjuang selama dua tahun untuk lolos dan para pemain Irlandia juga tidak akan begitu saja menyerah."

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy