|
Krisis pemain di Liverpool
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Liverpool terus didera masalah. Beberapa pemain kunci mengalami cidera menyusul hasil imbang 2-2 melawan Birmingham City.
Albert Riera, Yossi Benayoun dan Daniel Agger harus beristirahat selama beberapa waktu karena cidera dalam pertandingan di lanjutan Liga Primer tersebut. Mesin gol Liverpool asal Spanyol Fernando Torres juga cidera dan ada kemungkinan harus menjalani operasi meski jadwal operasi belum ditetapkan. Manajer Liverpool Rafael Benitez mengatakan besar kemungkinan operasi ini tidak dilakukan dalam waktu dekat. "Tim kesehatan kami sedang menangani Torres saat ini," ungkap Benitez kepada BBC. "Torres tidak begitu yakin. Kami saat ini melakukan perawatan yang rencananya akan berlangsung selama tiga pekan."
"Kita lihat nanti bagaimana hasilnya. Untuk saat ini kami tidak memilih opsi operasi untuk Torres," kata Benitez. Namun masih ada kabar gembira dari kubu Liverpool. Kapten Steven Gerrard, jenderal lapangan tengah yang sangat berpengaruh, sudah bisa bermain kembali. Gerrard dikenal sebagai penyambung hidup Liverpool. Di banyak kesempatan kehadirannya bisa mengubah irama pertandingan. Tidak mengherankan bila ada yang menyebut kekuatan Liverpool akan berkurang bila Gerrard absen. Dalam pertandingan pada Senin malam Gerrard membantu Liverpool meraih satu poin ketika melawan Birmingham. Di klasemen sementara Liverpool berada di posisi ketujuh dengan 19 poin dari 12 pertandingan. Sejauh ini Liverpool baru mencatat enam kali menang. Chelsea sementara itu kokoh di puncak dengan 30 poin dan Arsenal yang berada di posisi kedua mengumpulkan 25 angka. Meski demikian Benitez mengatakan masih ada peluang bagi Liverpool untuk menjuarai liga. "Yang terpenting kami lakukan sekarang adalah menambah kemenangan dan menunjukkan karakter kekuatan kami hingga menit terakhir. Itu saja," tegas Benitez. Ia mengakui pihaknya harus optimistik dan akan terus berupaya untuk selalu memenangkan pertandingan berikutnya. Kinerja Liverpool di Liga Champions juga tidak begitu menggembirakan. Nasib klub ini untuk maju ke babak 16 besar tergantung dengan hasil-hasil pertandingan di grup. Dengan kata lain, nasib mereka tidak lagi berada di tangan mereka sendiri. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||