|
FA larang Adebayor bermain
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemain Manchester City Emmanuel Adebayor dijatuhi hukuman larangan bertanding tiga kali karena perilaku kasar setelah klubnya
mengalahkan Arsenal dalam pertandingan tanggal 12 Desember.
Pemain depan berusia 25 tahun ini menendang muka Robin van Persie di babak kedua pertandingan yang dimenangkan oleh City 4-2. Dengan demikian Adebayor tidak bisa memperkuat klubnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Manchester City hari Minggu (20/09) dan di piala Carling melawan Fulham serta West Ham. Adebayor juga didakwa melakukan perilaku tak pantas saat merayakan golnya di depan para pendukung Arsenal. Satu komisi FA akan mempertimbangkan tuduhan ini di waktu berbeda dan City mendapat waktu hingga tanggal 30 September untuk menjawab dakwaan ini. Dalam pertandingan itu pemain asal Togo ini tidak mendapat hukuman dari wasit Mark Clattenburg. Setelah pertandingan selesai Adebayor mengatakan dia mencoba menendang bola, tetapi Van Persie menyatakan bahwa mantan rekan satu klubnya itu sengaja ingin melukainya dalam perilaku "penuh kejahatan". Manajer City Mark Hughes kini menghadapi krisis pemain depan untuk pertandingan melawan Manchester United hari Minggu tanggal 20 September karena hanya Craig Bellamy yang tampaknya fit untuk diturunkan. Robinho, Roque Santa Cruz dan Benjani Mwaruwari cedera sementara Carlos Tevez dianggap meragukan bisa menghadapi bekas klubnya itu. Selain pertandingan di Old Trafford itu, Adebayor juga tidak bisa diturunkan dalam pertandingan Piala Carling melawan Fulham yang dijadwalkan hari Rabu (23/09) dan lanjutan Liga Primer melawan West Ham tanggal 28 September. City memiliki waktu dua minggu untuk mempertimbangkan dakwaan perilaku tak pantas terkait perayaan golnya di depan pendukung Arsenal. Setelah pertandingan muncul laporan bahwa seorang penjaga stadion harus dirawat di rumah sakit karena kena benda yang dilempar oleh para pendukung Arsenal yang kesal dengan perilaku Adebayor itu. Pemain depan yang kemudian meminta maaf atas perilakunya tersebut mengatakan emosi "menguasai saya" dan berlari ke arah pendukung Arsenal adalah "tindakan bodoh" , tetapi dia menegaskan dirinya dicemooh sepanjang pertandingan. Direktur eksekutif Liga Primer Inggris Richard Scudamore mengatakan bahwa perilaku Adebayor itu "mencoreng citra liga atau sepakbola pada umumnya". Meski pemain Manchester City, Gary Neville, hanya dikenai denda £5.000 setelah melakukan pelanggaran serupa saat merayakan gol di depan pendukung Liverpool tahun 2003, FA tidak memiliki kekuasaan untuk menjatuhkan larangan bermain pada pesepakbola yang melakukan aksi itu. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||