http://www.bbc.com/indonesian/

12 Juli, 2009 - Published 14:04 GMT

Webber raih gelar pertama

Pembalap Australia, Mark Webber, dari Tim Red Bull berhasil meraih Grand Prix di Nuerburgring, Jerman.

Ini merupakan gelar juara pertama Webber sejak berkarir di Formula 1 selama 8 tahun dan menderita patah kaki pada musim panas tahun lalu.

Dia memulai balapan di posisi start pertama dan sempat dipotong oleh Ruben Barrichello saat lepas dari garis start.

Kemenangan Webber ini amat meyakinkan berhubung dia sempat mendapat hukuman untuk masuk pit satu kali di putaran ke 14 karena tabrakan dengan Rubens Barrichello pada saat awal balapan.

"Ini merupakan hari yang amat istimewa bagi saya. Dan saya memang ingin sekali meraih kemenangan," katanya usai balapan.

Dia sempat merasa kuatir ketika Barrichello memotongnya selepas start namun akhirnya bisa kembali mengejar ketinggalan.

Di posisi kedua adalah rekan satu timnya, Sebastian Vettel, disusul oleh pembalap Ferrari, Felipe Massa.

Button tetap memimpin
Red Bull
Tim Red Bull merebut juara 1 dan 2 di Nuerburgring

Adapun Jenson Button dari Tim McLaren memasuki garis finish di posisi ke 5, diikuti rekan satu timnya, Rubens Barrichello.

Posisi keempat dipegang oleh pembalap tuan rumah, Nico Rosberg, yang membawa bendera Williams.

Dengan hasil di Sirkuit Nuerburgring ini maka pemimpin klasemen sementara Formula 1 tetap dipegang oleh Jenson Button dengan mengumpulkan angka 68.

Posisi kedua sementara dipegang oleh Sebastian Vettel dengan 47 angka dan Mark Webber di posisi ketiga dengan angka 45,5.

Sedangkan Barrichello, yang tadinya di posisi kedua, kini tergeser ke tempat keempat dengan angka 44.

Pembalap Inggris, Lewis Hamilton, dari Tim McLaren yang start di posisi ke 5 sempat menyodok ke depan saat start sebelum melebar di tikungan pertama dan mengalami ban bocor.

Hal itu menyebabkan juara 2008 ini harus masuk pit dan ketinggalan 1 lap dari para pembalap di barisan depan dan berada di posisi finish 18 atau yang paling belakang.

Balapan Grand Prix berikut akan digelar 2 minggu kemudian di Hungaria.