|
Indonesia kalah di Piala Davis
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Indonesia dipastikan kalah dari Selandia Baru di pertandingan tenis Piala Davis, Grup II wilayah Asia-Oceania.
Indonesia kalah telak 3-0 dalam pertandingan di Wellington, setelah pasangan Christopher Rungkat/Ketut Nesa Arta dikalahkan oleh Dan King Turner/GD Jones, dalam pertandingan empat set, 4-6, 7-5, 7-6 (7/4), 6-4. Pertandingan berjalan seru, dan di set kedua dan keempat, pasangan Indonesia ini hampri memenangkan pertandingan. "Kami terlambat panasnya, sesuatu yang tentu saja tidak kami inginkan," kata petenis Selandia Baru, King-Turner. "Di set kedua, dalam kedudukan 5-5 kami berhasil mematahkan serve lawan, dan dari situlah kami berhasil memenangkan pertandingan," tambahnya. "Pertandingan berlangsung ketat. Mereka bermain bagus, dan tajam. Kami tidak ingin bermain besok untuk mencapai kemenangan." Dalam pertandingan tunggal hari Jumat, Selandia Baru sudah memastikan kemenangan 2-0. Di pertandingan pertama, Dan King-Turner mengalahkan Sunu Wahyu Trijati 6-4, 6-1, 6-4. Kemudian disusul oleh GD Jones yang mengalahkan Christopher Rungkat dalam pertandingan empat set, 7-5, 4-6, 6-3, 6-2. Pertandingan berikutnya bagi Selandia Baru adalah melawan pemenang semifinal Grup II antara Filipina melawan Pakistan yang berlangsung di Manila. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||