BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 09 Juli, 2009 - Published 12:41 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Mogok tunda proyek stadion
 
Pekerja Afsel yang protes
Sebagian besar pekerja bangunan berpenghasilan $310 per bulan
Aksi mogok pekerja bangunan Afrika Selatan menghentikan proyek pembangunan stadion untuk Final Piala Dunia 2010.

Sekitar 70.000 pekerja konstruksi di negara itu ikut serta dalam aksi mogok tersebut.

Serikat buruh mengancam mengacaukan turnamen akbar empat tahun sekali itu jika tuntutan kenaikan gaji 13% tidak dipenuhi.

Panitia Final Piala Dunia 2010 tetap yakin, stadion-stadion itu akan siap tepat waktu kecuali jika aksi mogok ini berlangsung berbulan-bulan.

Pada hari Senin para hakim menolak permintaan perusahaan bangunan untuk menyatakan aksi mogok yang menurut serikat buruh akan berlangsung tanpa batas ini melanggar hukum.

Wartawan BBC di Afrika Selatan mengatakan banyak pekerja bangunan berkumpul di stadion Soccer City Soweto dengan mengenakan pakaian kerja berwarna biru dan tongkat berwarna warni.

"Kami berjuang bagi negara kami," teriak para pekerja setelah meletakkan peralatan mereka di tengah hari.

Perwakilan serikat buruh di stadion Soccer City menyalahkan pihak manajemen yang kaku sebagai penyebab utama aksi mogok ini.

"Kami merasa tidak enak untuk mogok. [Tetapi] mereka tidak mau memberi konsesi setengah dari tuntutan," ujarnya seperti dikutip kantor berita AP.

Saat ini sebagian besar pekerja bangunan itu dibayar $310 per bulan.

Serikat Buruh Pekerja Tambang Naional (NUM) yang keanggotaannya meliputi pekerja bangunan, menolak tawaran kenaikan sebesar 10% yang ditawarkan perusahaan bangunan.

Proyek stadion sepakbola Afsel
Afsel bangun lima stadion baru dan memperbaiki lima stadion lama
"Pemerintah harus membantu kami, kalau tidak kami akan menunda 2010. Kami akan mogok hingga 2011," ujar juru bicara NUM Lesiba Seshoka yang dikutip kantor berita AFP.

Kantor berita South Africa Press Association melaporkan aksi protes di luar Stadion Moses Mabhida, Durban harus dibubarkan karena ijin untuk unjuk rasa ditolak.

Sebelum beubar, anggota NUM Bhekani Ngcobo mengatakan bahwa serikat buruh akan memastikan tidak ada pekerja cadangan yang akan dipakai untuk menggantikan mereka.

Lima stadion baru dibangun untuk Piala Dunia, sementara lima lainnya diperbaiki.

Danny Jordaan, Ketua Panitia Piala Dunia, mengatakan menghormati hak pekerja untuk mogok namun dia merasa perselisihan itu bisa diselesaikan tanpa harus mengganggu jadwal pembangunan.

"Para pekerja bangunan adalah penggerak utama proyek Piala Dunia FIFA 2010," ujarnya dalam satu pernyataan tertulis.

"Kerja keras mereka membuat kami berada di jalur yang benar untuk memenuhi batas waktu dan stadion-stadion kami tahun depan akan menjadi diantara yang terbaik di dunia,"

Para wartawan mengatakan jika aksi mogok ini berkepanjangan proyek seperti jalur kereta ringan yang menghubungkan bandara dan Johannesburg akan lebih terkena dampak dibandingkan dengan pembangunan stadion tersebut.

Jalur kereta ini dijadwalkan bisa beroperasi hanya dua minggu sebelum Final Piala Dunia 2010 dimulai.

Piala Dunia tahun depan adalah yang pertama kali dilaksanakan di salah satu negara Afrika.

Peta Stadion Afrika Selatan
Peta stadion

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy