|
Defoe terima telepon ancaman
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jermain Defoe mengatakan, dia telah menerima ancaman dari pendukung Portsmouth yang memuat dia "sangat muak".
Pemain depan Portsmouth hampir pasti akan meninggalkan klub tersebut bulan Januari, dan dia disebut-sebut akan pindah ke kandang Tottenham, Manchester City dan klub Serie A Italia, Juventus. "Saya sama sekali tidak punya gambaran bagaimana mereka bisa mendapatkan nomor saya, tapi sebagian telepon itu membuat saya benar-benar muak," tutur Defoe, 26 tahun, kepada koran Inggris, Sunday Mirror. "Saya tidak bisa menerima telepon dari orang-orang dengan kondisi kejiwaan normal," katanya. Defoe, yang berpindah ke Portsmouth pada hari batas waktu musim transfer bulan Januari tahun lalu, menambahkan: "saya telah melaporkannya ke para pejabat klub." "Ini membuat marah dan resah keluarga saya dan membuat saya bertanya-tanya apa yang membuat orang melakukan hal seperti itu," karanya. Defoe yang juga pemain kesebelasan nasional Inggris tidak ikut memperkuat Portsmouth menghadapi Bristol City yang berakhir imbang tanpa gol akibat serangan flu. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||