|
Pemilik ManCity ungkapkan ambisi mereka
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilik baru klub Manchester City menjanjikan bahwa akan membangun sebuah dinasti di klub tersebut dalam 10 tahun mendatang.
"Kami tidak akan melakukan hal-hal yang gila-gilaan, namun yang harus kami lakukan adalah membangun sebuah dinasti," kata pemilik baru klub tersebut Khaldoon Al Mubarak. "Direktur pelaksana Garry Cook dan manajer Mark Hughes yang akan menentukan, dan kami hanya membantu membangun klub yang bisa bertahan lama. Saya kira kami akan bersungguh-sungguh melakukannya." kata Al Mubarak. Pengambilalihan klub tersebut oleh Kelompok Abu Dhabi United dirampungkan hari Selasa.
Kelompok ini tidak membawa manajer baru, namun mempercayakan kepada Hughes untuk mencapai keberhasilan di sana. "Mark adalah manajer yang bagus, dan kami akan mendukung dia sepenuhnya." kata Al Mubarak. "Dia orang yang jujur. Dia seorang pemimpin. Sifatnya keras dan dia memiliki semua sifat untuk menjadi pelatih kepala. Kami percaya dengan dia. Dia salah satu permata yang ada di klub ini ketika kami datang." tambahnya. "Kami di sini sebagai investor jangka panjang dan dengan dukungan kami, dengan komitmen untuk membuat akademi dalam 10 tahun mendatang, ini merupakan masa yang paling menggairahkan bagi Manchester City dan kami dalam 10 tahun ke depan." Membangun akademi Al Mubarak juga menekankan kepada pendukung klub tersebut bahwa dia dan pemilik baru lainnya tidak akan campur tangan dalam masalah penanganan tim sehari-hari. "Mark akan membuat keputusan berkenaan dengan sepakbola, dan kami di sini datang untuk belajar." "Satu hal yang sudah jelas saya katakan kepada Mark adalah pemain yang diinginkan datang dari dia. Ini semua tergantung pada rencana dia. Saya hanya seorang penggemar. Saya bukanlah ahli." tambah Mubarak. "Mark yang menjalankan klub tersebut dan dia akan merancang semua rencana untuk memenangkan Piala. Kami harus bersabar." Kelompok yang didukung oleh Sheikh Mansour bin Zayed al Nahyan, membeli City dari UK Sports Investments Ltd, yang dimiliki oleh mantan perdana menteri Thailand Thaksin Shinawatra. Menurut laporan yang didapat oleh BBC, Thaksin masih akan memiliki 10 persen saham di klub tersebut dan akan diangkat menjadi presiden kehormatan klub tersebut.
Sheikh Mansour, adalah anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi mengukuhkan bahwa mereka tidak akan mengharapkan klub tersebut mencapai sukses segera, dan berjanji untuk membina para pemain muda binaan sendiri. "Kami sangat berambisi bagi klub namun bukan ambisi tidak masuk akal," demikian pernyataan di situs klub tersebut. "Kami paham diperlukan waktu untuk membangun sebuah klub yang bisa masuk empat besar Liga Utama dan menjadi juara di Eropa." "Kami tidak tahu banyak sejarah City, dan sementara kami berusaha membeli pemain-pemain terbaik di dunia, kami juga ingin melihat akademi junior membina bakat-bakat baru, dan memberi kesempatan kepada Mark Hughes memainkan pemain binaan sendiri ke dalam tim utama." tambah Sheik Mansour. Sheikh Mansour mengakui bahwa investasinya di klub Liga Utama tersebut merupakan investasi pribadi, dan bukannya investasi negara, dan berjanji untuk bertahan lama di City. "Dalam masalah bisnis, sepakbola Liga Utama adalah salah satu produk hiburan paling bagus di dunia, dan kami melihat ini sebagai investasi yang bagus." |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||