BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 20 Agustus, 2008 - Published 18:23 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Bolt pecahkan rekor lari 200m
 
Usain Bolt memegang rekor dunia 100 dan 200 meter putra
Usain Bolt memegang rekor dunia 100 dan 200 meter putra
Pelari Jamaika, Usain Bolt menjadi juara 200 meter putra di Olimpiade Beijing, sekaligus memecahkan rekor dunia dengan waktu 19.30 detik.

Pelari berusia 21 tahun, yang juga memenangkan nomor 100 meter dengan rekor dunia baru 9.69 detik, melaju sendirian dan memecahkan rekor atas nama Michael Johnson dengan catatan waktu 19.32 detik.

Juara bertahan di nomor ini dari Amerika Serikat Shawn Crawford mendapatkan medali perak, sementara rekan senegaranya, Walter Dix mendapatkan medali perunggu.

Walau gelar juara pertama bagi Bolt sudah pasti, kedudukan medali perak dan perunggu sempat berganti dua kali.

Pertama ketika pelari Amerika Serikat Wallace Spearmon terkena diskualifikasi karena keluar dari jalurnya dan batal mendapatkan medali perunggu.

Panitia penyelenggara kemudian menerima protes tim Amerika Serikat bahwa pelari Churandy Martina dari Antiles Belanda yang mendapatkan medali perak, juga sempat keluar jalur.

Setelah kemenangan tersebut, Bolt kepada BBC mengatakan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

"Setiap hari saya berlatih untuk menjadi juara dan saya senang bisa melakukan hal tersebut." kata Bolt.

"Ketika ditanya apakah dia memang berencana memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dibuat oleh Johnson di Olimpiade Atlanta tahun 1996, pelari berusia 21 tahun mengatakan "saya agak khawatir seyelah semifinal."

"Namun saya mengatakan kepada semua orang bahwa saya akan membuktikannya di lapangan, dan itulah yang saya lakukan."

"Saya membuktikan bahwa saya adalah juara sebenarnya, dan dengan kerja keras semua bisa berhasil."

Di babak sebelumnya, Bolt dituduh tidak berlari serius, namun sebelum final, Bolt menjanjikan bahwa dia akan berlari maksimal, dan dia membuktikan hal tersebut.

Superman 2

Bolt menjadi orang pertama yang menjuarai dua nomor 100 m dan 200 meter putra sejak Carl Lewis melakukannya di tahun 1984.

Bolt juga menjadi pelari pertama bagi negerinya sejak Don Quarrie di tahun 1976 yang memegang rekor dunia dua nomor dalam waktu yang bersamaan.

Bolt, yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-22hari Kamis di Beijing, masih mungkin meraih emas ketiga ketika dia bertanding di nomor estafet 4x100 meter.

Pemegang medali perak nomor 200 meter ini Shawn Crawford ini membandingkan prestasi Bolt dengan keberhasilan perenang Amerika Serikat Michael Phelps merebut delapan medali emas.

"Dia muncul dan membuat prestasi terbaik di Olimpiade," kata Crawford. "Bagi saya, Bolt seperti Michael Phelps di cabang renang."

Sementara itu, Michael Johnson yang menjadi pengulas atletik untuk BBC menjuluki Bolt sebagai Superman 2, setelah Johnson sebelumnya mendapatkan julukan Superman ketika memecahkan rekor di tahun 1996.

Sekarang menurut Johnson, yang juga menjuarai nomor 400 meter di Atlanta, Bolt berpeluang juga menjadi juara di nomor tersebut.

"Dia perlu membuat target baru untuk. Dia bisa menjadi pemegang rekor dunia di nomor 100, 200 dan 400 meter.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy