Venus Williams dengan meyakinkan lolos ke final Wimbledon untuk ketujuh kalinya, setelah mengalahkan Elena Dementieva 6-1 7-6 (7-3).
Dementieva diunggulkan lebih tinggi dari Williams namun sejak babak pertama terlihat kesulitan dengan pukulan servisnya.
Namun dari ketinggalan 2-0 di set kedua, petenis Rusia itu dengan gigih berusaha menandingi Williams dengan pukulan-pukulan kuat.
Williams, yang menjuarai Wimbledon tahun lalu, membuktikan diri bahwa dia adalah pemain yang lebih baik di lapangan dan maju ke final untuk berhadapan dengan pemenang pertandingan antara adiknya, Serena dan petenis Cina, Zheng Jie.
Venus Williams sudah empat kali menjuarai Wimbledon, namun kalah dari adiknya pada dua kali partai final.
"Saya ingin sekali Serena maju ke final. Saya ingin sekali bermain melawan dia," tambahnya.
Pada semi final, pukulan servis Venus Williams begitu memukau dan Dementieva terlihat kesulitan menghadapinya.
Williams, unggulan ketujuh di Wimbledon kali ini, bermain hampir tanpa cela, dengan meraih angka 4-0 pada set pertama.
Namun Dementieva, 26 tahun, akhirnya berhasil menemukan permainan dan membalas pukulan-pukulan keras Williams di set kedua untuk kemudian memaksa juara bertahan itu dalam tie-break.
Namun kesalahan yang dia buat sendiri kembali membayanginya dan Williams mengukuhkan kemenangan dalam waktu satu jam dan 42 menit.