BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 06 Juli, 2008 - Published 21:19 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Nadal, juara baru Wimbledon
 
Rafael Nadal
Ini adalah juara grand slam kelima untuk Nadal
Rafael Nadal menggambarkan kemenangan pertama Wimbledon merupakan "mimpi" setelah ia menundukkan Roger Federer.

Juara Perancis terbuka ini kalah dari Federer dalam dua final Wimbledon terakhir.

"Ini mimpi. Waktu saya kecil, saya selalu bermimpi untuk bermain di sini.

"Bagi setiap pemain Spanyol untuk menang di sini merupakan sesuatu yang sulit dipercaya - pemain manapun - khususnya Spanyol untuk menang di sini sangat tidak dibayangkan karena kami belum banyak meraih juara di sini."

Pertandingan final tunggal putra ini merupakan pertandingan paling lama dalam sejarah Wimbledon, dengan waktu 4 jam 48 menit, dan kemenangan diraih Nadal di Centre Court saat menjelang gelap pada pukul 2115 BST, waktu setempat.

Nadal berhasil meredam perlawanan sengit Roger Federer sekaligus menjuarai turnamen grand slam Wimbledon untuk pertama kalinya.

Petenis Spanyol ini gagal memanfaatkan dua championship points di set keempat namun pada akhirnya bisa mengakhiri perjuangan Federer dengan memenangi set penentuan denan 6-4 6-4 6-7 (3-7) 6-7 (8-10) 9-7.

Pertandingan berlangsung seru dengan kedua petenis menampilkan permainan yang luar biasa berkualitas. Diselingi hujan dan penundaan, pertandingan ini baru berakhir pada pukul 21.15 waktu London.

Juara Wimbledon
 Saya tidak bisa jelaskan perasaan saya saat ini. Yang pasti saya sangat bahagia
 
Rafael Nadal, juara baru Wimbledon

Nadal, yang berusia 22 tahun ini adalah petenis putra pertama sejak 1980 yang memenangi Prancis Terbuka dan Wimbledon pada tahun yang sama. Terakhir kali prestasi ini dicatat oleh Bjorn Borg.

Ditanya tentang kemenangannya di Wimbledon ini, kepada BBC Sport Nadal mengatakan, "Saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya saat ini. Yang pasti saya sangat bahagia."

"Adalah satu impian bermain di lapangan ini. Ini adalah turnamen favorit saya. Tapi saya tidak pernah berani bermimpi untuk menjuarainya," ungkap Nadal.

Terlambat bangkit

Juara bertahan Federer yang kali ini harus mengakui keunggulan Nadal mengatakan, "Saya telah mencoba semuanya. Mungkin agak sedikit terlambat. Tapi jelas Nadal bermain sangat bagus. Ia layak juara."

Federer yang selama ini dikenal sebagai raja lapangan rumput mengatakan Nadal adalah lawan terberat. "Sayang memang saya tak bisa juara tahun ini," kata petenis asal Swis ini.

Federer yang berusia 26 tahun ini tadinya berupaya untuk menjadi petenis kedua dalam sejarah yang memenangi Wimbledon untuk keenam kalinya berturut-turut.

Kekalahan di babak final ini sekaligus mengakhiri rekor menang 65 kali di lapangan rumput.

Begitu ia menyudahi perlawanan Federer, Nadal yang menangis bahagia memanjat pagar dan menuju tribun penonton untuk memeluk keluarganya. Ia kemudian berjalan menuju kursi VIP yang ditempati anggota keluarga kerajaan Spanyol.

Sementara itu Federer terduduk di pinggir lapangan dan harus menghadapi kenyataan menjadi runner up untuk pertama kalinya.

Pertandingan epik di babak final ini berlangsung selama empat jam 48 menit.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy