BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 07 April, 2008 - Published 12:03 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Demo Olimpiade merembet ke Paris
 
Ratusan pengunjukrasa pro-Tibet ikut beraksi di Paris
Polisi dikerahkan menghadapi demonstran pro-Tibet di Paris
Unjukrasa menentang pengarakan obor menjelang Olimpiade Beijing merembet ke ibukota Perancis, Paris.

Sedikitnya empat orang ditahan, termasuk dua wanita yang ikut serta dalam unjukrasa yang mengecam pemerintahan Cina di Tibet, lapor kantor berita Perancis AFP news.

Para pejabat Olimpiade memadamkan nyala obor saat diangkut dengan bus karena alasan keamanan.

Dari Beijing, presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Jacques Rogge, menyatakan kekhawatiran soal kerusuhan di Tibet.

Unjukrasa di Paris ini menyusul unjukrasa pro-Tibet serupa di London hari Minggu yang diwarnai ditahannya 37 orang.

Pengamanan di Paris sangat ketat, sekitar 3.000 polisi dikerahkan. Mereka bertugas dengan mengendarai sepeda motor, atau meluncur di atas papan skating dan ber-jogging.

Sekitar 500 pengunjukrasa dilaporkan terlibat dalam demonstrasi, yang kebanyakan di dekat Menara Eiffel.

Kecaman terkeras

Dari Beijing, pemerintah Cina mengeluarkan kecaman terkerasnya terhadap para pengunjuk rasa yang mencoba mengganggu perjalanan obor Olimpiade di London kemarin.

Polisi berusaha menahan pengunjukrasa
Polisi berusaha menahan pengunjukrasa di London

Seorang pejabat Komite Olimpiade Beijing menyebut para demonstran sebagai "separatis yang melakukan sabotase".

Dari Beijing, wartawan BBC James Reynolds melaporkan, pada awalnya Cina tidak mengindahkan aksi protes yang terjadi di London, namun kemudian negara itu mulai mengakui ada aksi unjuk rasa dan sekarang mengecam dengan keras.

Hari Senin, Komite Olimpiade Cina di Beijing mengadakan jumpa pers mendadak untuk membicarakan prosesi obor Olimpiade.

Juru bicara komite itu, Wang Hui memulai jumpa pers dengan sebuah pengumuman yang cukup mengejutkan, "kemajuan perjalanan obor Olimpiade sejauh ini lancar," katanya.

Namun dia kemudian mengakui adanya gangguan di London, dengan menggunakan kata-kata "separatis" untuk menyebutkan para pengunjuk rasa.

Wang kemudian menekankan bahwa perjalanan obor Olimpiade itu merupakan perjalanan menuju keharmonisan dan bahwa tidak ada satu halpun yang dapat menghalangi keberhasilannya.

 
 
IOC prihatin soal protes obor Olimpiade
07 April, 2008 | Berita Dunia
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy