27 November, 2009 - Published 13:34 GMT
Pembicaraan diplomatik dan politik mengenai perubahan iklim berlanjut, menjelang pertemuan Kopenhagen.
Para wakil dari sejumlah negara berkembang bertemu di Beijing untuk mengkoordinasikan sikap bersama.
Pada hari Kamis, Cina mengumumkan target kongkret pertamanya untuk membatasi emisi gas rumah kaca.
Pertemuan selama dua hari di Beijing ini menghadirkan sejumlah negara-negara berkembang dalam pertemuan yang disebut sebagai sesi strategi pra-Kopenhagen.
Negara yang hadir termasuk India, Brazil dan Afrika Selatan.
Fokus perundingan diperkirakan seputar bagaimana mereka dapat menekan negara-negara kaya untuk bertindak lebih guna mengatasi perubahan iklim.
Sejumlah negara miskin mengeluh negara-negara barat khususnya Amerika Serikat gagal menjadi contoh dalam mengurangi gas rumah kaca.
Para pejabat Cina mengatakan target pengurangan emisi yang diajukan negara-negara barat tidak cukup dan negara-negara maju juga belum mewujudkan janji-janji membantu negara-negara miskin dalam bentuk dana dan dukungan serta teknolog untuk memperlambat pemanasan global.