BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 30 November, 2009 - Published 07:37 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Lobo menangi pemilu Honduras
 
Porfirio Lobo
Porfirio Lobo dianggap kandidat utama presiden
Hasil sementara pemilihan Presiden Honduras menunjukkan bahwa tokoh oposisi Porfirio Lobo menggulingkan Presiden Manuel Zelaya.

Pemilu dilaksanakan lima bulan setelah Zelaya dipaksa turun dengan paksaan yang posisinya diambil alih pemerintah sementara.

Lobo dipandang sebagai tokoh pemersatu.

Dia memenangkan 56 % suara dari 60 % pemilih terdaftar berpartisipasi.

Pemenang mutlak dan tingginya tingkat partisipasi diharapkan oleh pemerintah sementara agar memberikan legitimasi kepada pemilu ini.

Namun negara berpengaruh di kawasan itu, Argentina dan Brazil menyatakan mereka tidak akan mengakui pemerintah yang berkuasa setelah pemilu.

Menurut mereka, dengan mengakuinya akan memberikan legitimasi kudeta terhadap presiden terpilih dan membuat preseden berbahaya.

Sementara itu Amerika Serikat mengatakan akan menerima hasil pemilu.

Lobo datang dari kubu oposisi kanan-tengah Partai Nasionalis dan dikalahkan Zelaya dalam pemilihan presiden tahun 2005.

Wartawan BBC Stephen Gibbs di Tegucigalpa menyatakan, banyak anggota pemerintah sekarang yang berasal dari Partai Liberal diperkirakan menyambut baik hasil pemilu.

Zelaya juga seorang Liberal namun terkucilkan oleh partainya sendiri ketika dia bergeser dekat ke para pemimpin sayap kiri seperti Presiden Venezuela Hugo Chavez dan Presiden Bolivia Evo Morales.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy