BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 29 November, 2009 - Published 15:29 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Domba ramah lingkungan
 
sheep
Ilmuwan Australia ingin mengembang-biakkan domba ramah lingkungan
lmuwan Australia berharap bisa mengembang-biakkan domba yang bersendawa lebih sedikit guna membantu mengatasi perubahan iklim dunia.

Para ilmuwan sedang melakukan identifikasi satu gen yang menyebabkan satu domba bersendawa lebih banyak dari domba lain ataupun sebaliknya.

Sendawa bagi domba menjadi penyebab emisi yang lebih parah dibandingkan dengan kentut, demikian kata para ilmuwan tersebut.

Sekitar 16 persen emisi gas rumah kaca Australia berasal dari pertanian, kata departemen perubahan iklim Australia.

Dewan Kerjasama Penelitian Domba Australia mengatakan 66 persen emisi pertanian dihasilkan oleh perut hewan ternak dalam bentuk methana.

''Sembilan puluh persen methana dari domba dan sapi diproduksi di perut besar dan kemudian disendawakan keluar,'' kata John Goopy dari Departemen Industri dan Investasi negara bagian New South Wales.

''Tidak banyak yang keluar lewat belakang. Kudalah yang seperti itu.''

Ilmuwan di New South Wales melakukan penelitian untuk mengukur seberapa banyak gas dikeluarkan oleh domba dengan bersendawa.

Dari 200 domba yang mereka teliti diketemukan bahwa semakin banyak domba itu makan semakin banyak pula mereka bersendawa.

Namun ternyata tidak setiap domba sama.

Itulah sebabnya para ilmuwan ingin menemukan penyebab mengapa satu dan lain domba berbeda padahal mereka mengkonsumsi jumlah makanan yang sama.

Tujuan jangka panjangnya adalah untuk mengembang-biakkan domba yang memproduksi methana lebih sedikit. Gas methana berlipat-lipat lebih merusak ketimbang CO2.

''Harapan kami setelah menemukan variasi yang kami perlukan, populasi domba bisa didorong ke arah sana,'' kata Roger Hegarty dari Dewan Kerjasama Penelitian Domba Australia.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy