BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 24 November, 2009 - Published 05:00 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Pengaturan skor di Eropa
 
UEFA
Liga sepakbola di Eropa kembali tercoreng kasus pengaturan skor
9 orang di Italia ditangkap terkait penyelidikan terhadap pengaturan hasil pertandingan dan judi taruhan.

Ini merupakan skandal kedua di Eropa dalam kurang dari seminggu.

Pada hari Jumat lalu polisi Jerman menahan sejumlah orang yang dicurigai mendapat keuntungan dari perjudian ilegal dalam sepakbola.

Penyelidikan kepolisian Jerman ini berfokus pada sebuah kelompok yang beroperasi di 9 negara Eropa.

Namun Italia tidak termasuk dalam pencarian itu. Kepolisian Italia sudah lama sedang menyelidiki kemungkinan pengaturan dalam 10 pertandingan yang berpotensi terkait mafia.

Skandal pengaturan hasil pertandingan bukan tidak baru di Italia. Pada tahun 2006 Juventus, klub paling terkenal di negara itu, didegradasi dari divisi utama setelah para pejabat senior klub itu terbukti bersalah mempengaruhi pemilihan wasit.

Minggu lalu tim jaksa penuntut di Jerman mengatakan, kelompok yang sedang mereka buru, yang anggotanya terdiri dari sekitar 200 orang, mencoba mengatur sekitar 200 pertandingan.

Pemimpin penyelidikan itu mengatakan, temuan ini hanyalah puncak gunung es. UEFA, asosiasi sepakbola Eropa akan mengadakan pertemuan darurat minggu ini.

11 pertandingan yang dipengaruhi oleh sebuah sindikat judi taruhan diyakini merupakan pertandingan divisi utama Austria. Menteri Olah Raga Austria Norbert Darabos menuntut agar orang-orang yang terlibat mendapat hukuman yang paling berat.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy