BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 20 November, 2009 - Published 04:25 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
PM Belgia menjadi Presiden UE
 
Herman van Rompuy
Herman van Rompuy menjadi Presiden Uni Eropa yang baru
Para pemimpin Uni Eropa memilih Perdana Menteri Belgia Herman van Rompuy menjadi Presiden Dewan Eropa pertama.

Jabatan tinggi yang dibuat berdasarkan Perjanjian Lisbon untuk urusan luar negeri yakni Komisaris Perdagangan Uni Eropa yang dipegang Baroness Catherine Ashton dari Inggris.

Keduanya dipandang politisi yang cenderung konsensus dengan pengalaman luar negeri terbatas.

Keduanya mendapat dukungan luas dari 27 pemimpin Uni Eropa dalam pertemuan puncak di Brussels, kata Perdana Menteri Inggris Gordon Brown.

Sebelumnya, pemerintah Inggris mengatakan tidak lagi mendorong mantan PM Tony Blair untuk mendapatkan kursi kepresidenan Uni Eropa.

Van Rompuy, 62 tahun, mendapatkan dukungan dari Perancis dan Inggris.

Dia memiliki reputasi sebagai pembentuk koalisi karena memimpin pemerintah Belgia yang multibahasa dan mengeluarkan dari krisis.

"Setiap negara harus muncul sebagai pemenang dari perundingan," katanya dalam jumpa pers setelah penunjukannya.

"Bahkan jika persatuan masih menjadi kekuatan kita, keanekaragaman masih menjadi kekayaan kita," katanya seraya menekankan individualitas dari anggota Uni Eropa.

Baroness Ashton, 53 tahun mengatakan, dia merasa "sangat istimewa" untuk mendapatkan jabatan menteri luar negeri.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy