BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 17 November, 2009 - Published 04:18 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Inggris ingin dialog Afghanistan
 
Gordon Brown
Gordon Brown ingin pasukan Inggris ditarik dari Afghanistan
Gordon Brown berencana menggelar konferensi pada awal tahun depan guna membicarakan soal penyerahan keamanan di Afghanistan kepada pemerintahan Afghan.

Perdana Menteri Inggris mengatakan dia menginginkan pertemuan Nato ini ''menentukan sebuah jadwal'' penyerahan dimulai tahun 2010.

Dia menyebut proses penyerahan tanggung jawab keamanan kepada pasukan Afghanistan dilakukan dari distrik ke distrik.

Tapi Brown mengatakan konferensi di London itu tidak akan menjadi pertemuan pemuncak, hanya sebuah kesempatan untuk membicarakan rencana ke depan bagi Afghanistan.

'Aksi dini'

Pernyataan Brown disampaikan saat menyampaikan pidato kebijakan luar negeri di kota London.

Pidatonya ini disampaikan menyusul pengumuman yang menyebut seorang anggota teknisi kerajaan tewas dalam peristiwa ledakan di Provinsi Helmand hari Minggu lalu. Selama tahun 2009, 97 orang Inggris tewas di Afghanistan.

''Menyusul pelantikan Presiden Karzai pada pekan ini, saya meminta kepadanya untuk membuat kontrak diantara pemerintahan yang baru dengan rakyatnya, termasuk aksi baru menanggulangi korupsi'', kata PM Inggris Gordon Brown.

''Komunitas internasional akan menyetujui rencana yang kami buat untuk Afghanistan. Saya telah menawarkan London sebagai tempat pertemuan diawal tahun baru''.

''Saya ingin konferensi itu membuat peta kerangka politik yang menyeluruh yang di dalamnya termasuk strategi militer''.

''Konferensi itu juga harus mengidentifikasi proses menyerahkan pengamanan dari distrik ke distrik kepada pasukan Afghanistan dan proses tersebut bisa dimulai di tahun 2010'', kata Gordon Brown.

Ini tentu saja akan berarti penarikan pasukan tempur Inggris, dan kemudian dialihkan ke proses pelatihan seperti yang terjadi di Irak.

'Ancaman yang masih terjadi'

Perdana Menteri Brown juga mengatakan pasukan internasional sekarang memiliki peluang untuk menghancurkan kekuatan Al Qaeda di Afghanistan dan Pakistan untuk selamanya.

Al Qaeda yang didukung Taliban masih dianggap sebagai ancaman

Sejak Januari 2008, Brown mengatakan tujuh dari belasan pemimpin Al Qaeda tewas, sehingga mengurangi kemampuan kelompok tersebut.

Tapi dalam pidatonya dia tetap mewaspadai jaringan ini bisa melanjutkan rekrutmen dan pelatihan.

''Al Qaeda bergantung pada sebuah lingkungan yang permisif di area kesukuan di Pakistan dan jika mau mereka bisa membuatnya di Afghanistan'', demikian peringatan Brown.

Dia mengatakan, ratusan pejuang masih bermarkas di kawasan kesukuan di wilayah utara Pakistan, yang tengah dilatih untuk membuat bom dan kemampuan bertempur.

Kelompok ini masih melanjutkan operasinya dengan merekrut jaringan yang besar sepanjang Afrika, Timur Tengah, Eropa Barat dan di Inggris.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy