|
Inggris tolak Celtic dan Rangers
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Liga Primer Inggris menolak rencana memasukkan dua klub asal Glasgow, Celtic dan Rangers ke kompetisi teratas sepakbola Inggris.
Dua kesebelasan yang dikenal dengan sebutan Old Firm itu berharap mereka bisa menjadi bagian dari sebuah sistem kompetisi dua divisi beranggotakan 36 atau 40 klub yang digagas Direktur Bolton Wanderers Phil Gartside. Klub Liga Primer Skotlandia itu akan dimasukkan ke divisi yang lebih rendah namun rencana ini mendapat banyak tentangan. Klub-klub Liga Primer kini mempertimbangkan apakah akan menerima sistem kompetisi dua divisi demi sebuat strategi jangka panjang. "Bolton Wanderers mengajukan proposal berisi idea untuk merestrukturisasi Liga Primer menjadi dua divisi dengan memasukkan Celtic dan Rangers ke dalamnya," kata sebuah pernyataan resmi Liga Primer. "Klub-klub liga menyambut baik ide ini, namun ide untuk menggabungkan Celtic dan Rangers tidak mendapat sambutan positif." Mantan manajer Celtik Martin O'Neill, yang kini menganani Aston Villa, dan manajer Spurs Harry Redknapp mendukung digabungkannya dua klub besar Skotlandia itu ke dalam Liga Primer.
Namun, Direktur eksekutif LIga Primer Richard Scudamore kepada BBC Radio 5 mengatakan ide tersebut tidak akan menjadi kenyataan. "Klub-klub liga primer sudah menyatakan pendapat mereka yaitu tidak akan menerima Celtic dan Rangers ke dalam Liga Primer," kata Scudamore. Sementara itu, pernyataan senada juga disampaikan Direktur Wolves Jez Moxey: "Liga ini adalah Liga Primer Inggris. Ini adalah produk kami dan kami bekerja keras untuk produk kami ini. Klub-klub liga primer sudah memutuskan dan keputusan itu sudah jelas." Enam bulan lalu sebenarnya Phil gartside sudah mengemukakan ide menggabungkan dua klub Skotlandia itu. Namun, ide itu ditentang 20 klub Liga Primer. Ide ini berawal dari keprihatinan Gartside soal tidak meratanya pendapatan klub-klub Liga Primer. Dari begitu besarnya perputaran uang di Liga Primer sebagian besar hanya dinikmati empat klub teratas saja. Musim lalu, sang juara Manchester United memperoleh penghasilan £52,3 juta hanya dari hak siar televisi. Angka ini sangat berbeda dengan pendapatan West Bromwich Albion yang hanya £31,6 juta.
Fakta lain adalah empat klub papan atas yang terlibat dalam kompetisi Liga Champions masih menerima antara £20 juta hingga £33 juta dari hak siar dan hadiah uang, itupun masih ditambah dari uang tiket dan penjualan merchandise Dalam laporan tahunannya yang dipublikasikan pekan lalu, Gartside menjelaskan bahwa tantangan terbesar Liga Primer adalah menyeimbangkan pendapatan semua klub. Di saat yang sama, jarak antara pendapatan di Liga Primer dan divisi di bawahnya semakin lebar dan gartside yakin ketakutan juga melanda klub-klub Liga Primer di luar klub-klub papan atas. Klub-klub besar selalu menentang berbagai perubahan yang dapat mengusik mereka. Mereka selalu berkilah sudah membantu klub-klub kecil dengan memberi mereka pembagian hak siar atas 10 pertandingan yang disiarkan di televisi dengan total angka £4,8 juta. Namun, Direktur Rangers Alastair Johnston yakin penolakan Liga Primer bukanlah akhir dari masalah ini. "Saya tidak yakin penolakan ini adalah akhir dari sebuah pembicaraan mengenai masalah ini. Saya pikir tengah muncul angin perubahan di UEFA." "Bagi Rangers atau Celtic untuk menikmati keterlibatan dalam tatanan baru dunia sepakbola mungkin baru akan menjadi kenyataan dalam dua atau lima tahun mendatang." |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||