BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 13 November, 2009 - Published 12:52 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
AS, Jepang pererat hubungan
 
Obama, Hatoyama
Obama bertemu dengan Perdana Menteri Jepang di Tokyo
Presiden Amerika Barack Obama dan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama sepakat memperbaharui aliansi kedua negara yang menegang.

Setelah berunding di Tokyo, Obama mengatakan kepada para wartawan bahwa ikatan kedua negara didasarkan pada nilai dan kepentingan yang sama tetapi harus diperbaharui untuk abad 21.

Hatoyama mengatakan setelah 50 tahun, aliansi kedua negara harus beradaptasi dengan perubahan.

Perjalanan pertama Obama ke Asia sebagai pemimpin Amerika bertujuan untuk meyakinkan sekutu utama dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi negaranya.

Dia mengusulkan satu strategi pertumbuhan "yang seimbang dan dirasakan secara luas".

Kunjungan delapan hari ini meliputi Singapura, Cina dan Korea Selatan serta KTT Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik, APEC.

Sebelumnya kepada kantor berita Reuters, Obama mengatakan Cina adalah "mitra" dan juga pesaing namun memperingatkan akan ada "ketegangan berlebihan" dalam hubungan antara dua negara adidaya dunia ini jika ketidakseimbangan di bidang ekonomi tidak diatasi.

Perubahan iklim, perselisihan nuklir dengan Korea Utara dan juga Iran tampaknya masuk dalam agenda perundingan dengan para pemimpin negara Asia itu.

Wartawan BBC mengatakan meski Obama akan mendorong kerjasama lebih erat dengan Cina dalam mengatasi Iran dan Korea Utara, tantangan terbesarnya adalah mengusir kekhawatiran negara-negara Asia lain mengenai semakin kuatnya Cina di wilayah.

Pesan yang akan disampaikan oleh Obama adalah bahwa Amerika Serikat kini kembali sebagai pemain di papan catur diplomasi Asia.

Keprihatinan Jepang

Hatoyama membenarkan bahwa Jepang tidak lagi bisa mengisi kembali bahan bakar yang memasok pasukan di Afghanistan, namun dia menjanjikan bantuan bagi keperluan warga sipil Afghanistan seperti sekolah, pertanian dan kepolisian.

Perselisihan Okinawa
Markas AS di Okinawa
Lebih dari 47.000 tentara AS di Jepang ditempatkan di pulau itu
Militer AS lebih suka Okinawa karena dekat dengan Cina dan Taiwan
AS mengendalikan langsung pulau itu hampir 30 tahun setelah Perang Dunia II
AS ingin memindahkan markas udaranya di Futenma jauh dari wilayah pemukiman
Polusi dari markas udara itu membuat warga marah
Sejumlah kasus pelecehan seksual oleh tentara AS membuat penentanan semakin besar
PM baru Jepang mengisyaratkan memindahakan Futenma dari pulau itu

dia juga berjanji untuk bekerja sama dengan Amerika dalam mengatasi perubahan iklim dan proliferasi nuklir.

Mengenai salahh satu perselisihan dengan Amerika adalah mengenai rencana mempertahankan markas udara negara itu di pulau Okinawa, tapi di lokasi berbeda, Hatoyama hanya menjawab bahwa markas udara itu adalah "masalah yang sulit".

Washington merasa masalah itu telah diselesaikan tiga tahun lalu namun Hatoyama yang mulai berkuasa tahun ini mengatakan ingin mengkaji ulang perjanjian yang telah dicapai tersebut.

Obama mengatakan Amerika dan Jepang akan bekerja dengan cepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Para pegiat perdamaian Jepang mengkritik Obama karena tidak menyediakan waktu untuk mengunjungi Hiroshima dan Nagasaki.

Obama mengatakan dia akan berkunjung ke dua kota yang menjadi sasaran serangan bom atom itu di lain kesempatan.

Jepang mengerakhan sekitar 16.000 polisi untuk menjaga keamanan di Tokyo selama kunjungan yang diperkirakan akan diwarnai dengan aksi unjuk rasa lain.

Pertumbuhan ekonomi Cina dan kekuatan militer serta dampaknya terhadap hubungan dengan Washington juga membuat sebagian kalangan di Jepang khawatir.

Kunjungan ke Cina dilakukan selama tiga hari dan Obama akan membicarakan pengurangan nilai mata uang Cina.

dia juga akan membicarakan upaya membuka pasar dalam negeri Cina lebih besar lagi bagi barang produk Amerika dan mendesak warga cina untuk membelanjakan uang mereka lebih banyak.

Hari Rabu (11/11) cina mengisyaratkan kemungkinan mengurangi nilai mata uang yuan.

 
 
Obama yakinkan sekutu di Asia
12 November, 2009 | Laporan Mendalam
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy