BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 13 November, 2009 - Published 15:38 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Zona Eropa keluar dari resesi
 
Pelabuhan
Angka Ekspor Jerman, eksportir terbesar dunia, meningkat
Data terbaru menunjukkan negara anggota zona Eropa berhasil keluar dari resesi setelah perekonomian antara bulan Juli dan September tumbuh.

Perekonomian ke enam belas negara yang mempergunakan mata uang euro tumbuh 0,4% setelah menyusut 0,2% antara April dan Juni.

Perekonomian Perancis dan Jerman untuk dua kuartal berturut-turut tumbuh dan ini mengukuhkan fakta bahwa dua negara terbesar di zona Eropa ini telah keluar dari resesi.

Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi Perancis dan Jerman lebih kecil dari perkiraan, satu pertanda bahwa gejala perbaikan ekonomi masih bersifat sementara.

Uni Eropa secara keseluruhan - yang meliputi negara yang tidak mempergunakan mata uang euro seperti Inggris dan Swedia - berhasil keluar dari resesi dengan pertumbuhan di kuartal ketiga tahun 2009 mencapai 0,2%.

Meski demikian Inggris masih dalam resesi setelah antara bulan Juli dan September ekonominya berkontraksi 0,4%.

Perekonomian Inggris yang merupakan ekonomi terbesar kedua di Eropa berkontraksi dalam enam kuartal berturut-turut, dan ini untuk pertama kali terjadi sejak tahun 1955.

Perbaikan lebih cepat

Para pakar ekonomi sebelumnya memperkirakan ekonomi Jerman akan tumbuh 0,8% di kuartal ketiga, dan pertumbuhan Perancis hanya setengah dari perkiraan semula.

Kantor Statistik Desatis Jerman mengubahn perkiraan pertumbuhan di kuartal kedua menjadi 0,4% dari 0,3%.

Meski data yang paling baru dikeluarkan ini lebih lemah dari perkiraan, tidak banyak pengamat yang sebelumnya memperkirakan bahwa Jerman dan Perancis bisa keluar dari resesi dalam waktu yang demikian cepat.

"Ekonomi Jerman berhasil keluar dari resesi parah lebih dulu dan lebih cepat dari perkiraan banyak pihak," ujar ekonomis dari ING Carsten Brzeski.

Menteri Keuangan Perancis Christine Lagarde mengatakan kepada radio Europe 1 bahwa meski ekonomi negara itu secara keseluruhan di tahun 2009 berkontraksi, tahun depan akan dimulai dengan "penuh antusias".

Dampak kelesuan ekonomi di Perancis dan Jerman mungkin lebih kecil dibandingkan Inggris akibat proporsi sektor finansial, yang merupakan penyebab utama krisis ini, dalam ekonomi mereka kecil.

Ekspor dan belanja konsumen yang kuat, ditambah paket perangsang pemerintah, juga menjadi penyebab pertumbuhan di negara-negara kecil zona Eropa.

Data terbaru memperlihatkan bahwa Italia, Austria dan Slovania juga berhasil keluar dari resesi di kuartal ketiga.

Namun, perekonomian Spanyol masih terus berkontraksi di periode yang sama.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy