BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 10 November, 2009 - Published 21:17 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Rusia akui polisinya korup
 
Polisi Rusia korup
Mendagri Rusia berjanji akan mengadili polisi yang korup
Pemerintah Rusia telah mengakui bahwa beberapa bagian dalam angkatan kepolisian di negara itu sudah berubah menjadi apa yang digambarkan oleh menteri dalam negeri sebagai bisnis-bisnis kriminal.

Ini merupakan pengakuan paling jujur sejauh ini mengenai praktik korupsi serta berbagai bentuk kejahatan lain yang dilakukan oleh para anggota badan penegak hukum.

Pemerintah mengeluarkan pernyataan tersebut setelah seorang pejabat tinggi polisi di Rusia Selatan mengirim sebuah rekaman video ke internet, dan dalam rekaman tersebut ia mengimbau Perdana Menteri Rusia, Vladmir Putin, agar menangani masalah itu.

Pemerintah sigap menanggapi perkembangan yang merupakan serangkaian pengungkapan paling baru yang sangat memalukan mengenai angkatan kepolisian negara itu.

Awal tahun ini seorang pejabat tinggi polisi melancarkan penembakan di sebuah pasar swalayan yang menewaskan tiga orang.

Insiden itu terekam oleh kamera-kamera keamanan, disiarkan oleh televisi Rusia dan bisa pula disaksikan melalui internet.

Sekarang seorang pejabat polisi lain juga telah berterus-terang melalui satu rekaman video di internet, dan rekaman ini menurut catatan telah diakses sebanyak lebih dari tujuh ratus ribu kali dalam jangka waktu beberapa hari saja.

Pejabat polisi dari Russia selatan itu menuduh para atasannya memaksa polisi menangkap orang-orang tidak bersalah guna memastikan bahwa jumlah penangkapan yang telah ditetapkan setiap bulannya terpenuhi.

Dia juga mengatakan bahwa gaji mereka begitu rendah sehingga mereka terpaksa menerima uang suap. Pengakuan yang begitu terang-terangan ini tidak biasa dilakukan oleh seorang polisi.

Polisi ini jelas telah menimbulkan dampak yang besar - tampak dari jumpa pers yang digelarnya, dipenuhi oleh wartawan di Moskow kemarin. Demikian laporan wartawan BBC di Moskow, Richard Galpin.

Polisi itu mengatakan ia ingin bertemu dengan Perdana Menteri Vladimir Putin guna memastikan dilakukannya satu penyelidikan yang semestinya guna memulihkan kehormatan serta martabat angkatan kepolisian.

Menteri dalam negeri Rusia telah mengumumkan bahwa setiap polisi yang dituduh melakukan kejahatan yag serius akan diseret ke meja pengadilan.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy