BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 10 November, 2009 - Published 07:14 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Libanon bentuk pemerintah
 
Saad Hariri
Hariri memenangkan pemilu tapi harus membentuk koalisi
Presiden Libanon Michel Suleiman mengumumkan pembentukan kabinet persatuan nasional beranggotakan 30 orang, lima bulan setelah pemilu.

Lima menteri dipilih Presiden Suleiman, dan 15 orang dipilih bakal Perdana Menteri Saad Hariri.

Sisa 10 lainnya berasal dari oposisi termasuk dua anggota Hizbullah yang membuat kesepakatan dengan pemerintah koalisi pekan lalu.

Kebuntuan mengenai pemerintah baru Libanon mengancam stabilitas Libanon.

Koalisi Hariri memenangkan mayoritas tipis dalam pemilu Juni namun perlu berunding dengan oposisi untuk membentuk pemerintah persatuan.

"Akhirnya pemerintah persatuan nasional lahir," ujar Hariri.

"Saya ingin jujur sejak awal, pemerintah akan merupakan peluang memperbarui keyakinan terhadap negara dan lembaganya atau akan beralih menjadi kegagalan lagi," katanya.

'Kemitraan nyata'

Meskipun partainya memiliki 15 posisi kabinet dengan Hizbullah dan sekutunya 10 orang namun tidak ada pihak yang memiliki kendali.

Wakil Hizbullah Mohammed Fneish mengatakan kepada kantor berita Associated Press, "Formula ini mencapai prinsip kemitraan nyata dalam pengambilan keputusan yang penting."

Lima menteri ditunjuk Presiden Sleiman termasuk menteri dalam negeri dan pertahanan.

Salah satu yang menyebabkan penundaan adalah pemimpin Kristen Michel Aoun,
sekutu Hizbullah, yang ingin memegang posisi kementerian telekomunikasi yang sensitif.

Hariri menerima tuntutan ini setelah semula menolaknya.

Hariri memimpin apa yang banyak dilukiskan sebagai koalisi anti Suriah yang memenangkan pemilu lima bulan lalu.

Suriah merupakan pemain penting dekat Libanon hampir 30 tahun sampai kematian ayah Hariri, Rafiki tahun 2005.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy