|
Banjir di Salvador, 124 tewas
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sedikitnya 124 orang tewas di El Salvador akibat banjir dan longsor menyusul hujan lebat selama beberapa hari.
Presiden Mauricio Funes mengumumkan keadaan darurat nasional dengan melukiskan kerusakan "tidak terhitung". Menurut para pejabat, ibu kota San Salvador dan Propinsi San Vicente merupakan kawasan yang paling parah. Wartawan setempat Juan Carlos Barahona mengatakan, San Vicente hampir terputus akibat longsor dan jembatan yang ambruk. Barahona dari harian La Prensa Grafica mengatakan kepada BBC bahwa kawasan lain yang terkena paling buruk bencana ini adalah La Libertad, La Paz dan Cuscatlan.
Menteri Dalam Negeri Humberto Centeno mengatakan, 60 orang meninggal dan sekitar 7.000 orang ditampung sementara waktu. Di kota San Vicente, tim penyelamat menarik jenazah dari puing-puing rumah. "Kami menyelamatkan seorang pria pagi ini yang patah tulang dan seorang bocah perempuan," kata Cristian Aguilar, seorang warga, kepada kantor berita Reuters. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||