BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 28 September, 2009 - Published 08:24 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Merkel: Jerman akan makmur
 
Angela Merkel
Angela Merkel berjanji kembalikan kemakmuran Jerman
Kanselir Jerman Angela Merkel menjanjikan akan mengembalikan kemakmuran Jerman dalam masa jabatan keduanya.

Merkel, yang memenangi pemilihan umum hari Minggu lalu, sekarang membuka pembicaraan dengan Partai Demokrat Bebas (FDP).

Merkel yakin koalisi antara FDP dan partainya yang berhaluan tengah-kanan CDU/CSU akan memberi kesempatan terbaik untuk perbaikan ekonomi Jerman.

Partai koalisi Merkel sebelumnya, Partai Sosial Demokrat (SPD) mengalami kekalahan terparah mereka selama beberapa puluh tahun terakhir.

Dalam pidato kemenangannya, Merkel memngatakan dia ingin menjadi kanselir bagi seluruh warga Jerman dalam masa krisis ini dan menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah melindungi dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi rakyat.

"Kita bisa berpesta malam ini, namun sesudahnya kita menghadapi pekerjaan berat di depan mata," tambah Merkel.

Terus berjuang

Merkel memenangkan pemilu dengan perolehan 33% suara

Blok Angela Merkel saat ini mulai membentuk koalisi kanan-tengah dengan FDP, sebuah aliansi yang menurut Merkel akan mengeluarkan Jerman dari krisis ekonomi terburuk dalam 60 tahun terakhir.

Hasil perhitungan suara yang diumumkan pemerintah memberikan CDU/CSU kemenangan dengan 33% suara, disusul SPD dengan 23% yang merupakan perolehan suara terburuk partai ini sejak Perang Dunia II.

Sedangkan FDP memperoleh 15% suara, Partai Kiri 12% dan Partai Hijau 10% suara.

Para pengamat mengatakan kombinasi 48% suara antara CDU dan FDP memungkinankan kedua partai membentuk pemerintahan mayoritas yang stabil bagi Jerman yang merupakan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa ini.

Hasil perolehan suara ini berarti, SPD yang menjadi partner koalisi selama empat tahun, akan terlempar dari lingkar pemerintahan.

Pemimpin SPD Frank-Walter Steinmeier mengatakan partainya akan menjadi oposisi yang sangat kritis terhadap pemerintah.

Dan Stenmeier menambahkan bahwa " sangat tak bertanggung jawab" jika partainya mundur dan mendeklarasikan untuk terus berjuang.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy