BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 24 September, 2009 - Published 09:19 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Uji vaksin HIV kurangi infeksi
 
HIV/AIDS
Vaksin HIV eksperimental ini diuji selama tujuh tahun
Uji coba vaksin HIV yang dilakukan di Thailand menunjukkan bahwa vaksin tersebut bisa mengurangi resiko infeksi.

Vaksin ini merupakan kombinasi dari dua vaksin eksperimental sebelumnya, dan diberikan kepada 16.000 orang di Thailand.

Uji coba vaksin HIV ini adalah yang terbesar sejauh ini.

Para peneliti mendapatkan bahwa vaksin ini mengurangi resiko terinfeksi HIV, yaitu virus penyebab HIV, sekitar 30%.

Hasil penelitian ini dipuji sebagai terobosan ilmiah yang penting, tetapi pembuatan vaksin HIV global masih memakan waktu lumayan lama.

Studi ini dilakukan di Thailand oleh Angkatan Darat Amerika dan pemerintah Thailand selama tujuh tahun, terhadap para relawan usia 18 hingga 30 tahun yang semuanya HIV-negatif, di kawasan-kawasan yang paling parah terjangkit HIV.

Vaksin ini merupakan kombinasi dari dua vaksin yang lebih lama, yang ketika dipakai secara terpisah, tidak mempan.

Separuh dari para relawan ini diberi vaksin, sedangkan separuh lainnya diberi placebo -- dan semuanya mendapat konseling tentang pecegahan HIV/AIDS.

Para relawan ini dites HIV setiap enam bulan selama tiga tahun.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peluang terjangkit AIDS turun 31,2% bagi mereka yang mendapat vaksin; dari seluruh peserta, 74 orang yang tidak mendapat vaksin, terinfeksi HIV; sedangkan 51 orang yang mendapat vaksinasi, terkena HIV.

Memberi Harapan

"Hasil penelitian ini memberi harapan. Angkanya memang kecil dan perbedaan hasil itu boleh jadi kebetulan saja, tetapi temuan ini merupakan berita positif pertama dalam bidang vaksin AIDS selama 10 tahun terakhir," kata Dr Richard Horton, editor jurnal medis Lancet.

"Temuan ini harus segera direplikasi dan diselidiki lebih jauh," lanjutnya.

Temuan ini disambut baik oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Program bersama PBB tentang HIV/AIDS(UN/Aids)

Di seluruh dunia terdapat sekitar 33 juta penderita AIDS.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy