|
Polisi tangkap buronan teroris
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Polisi Indonesia menyatakan telah menangkap tersangka yang diduga membantu membiayai pemboman ganda di dua hotel Jakarta bulan
Juli.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Nanan Soekarna hari Rabu mengatakan kepada kantor berita AFP, pria itu ditangkap oleh polisi anti teror hari Selasa di kawasan Pamulang, Tangerang. "Kami menangkap MJ hari Selasa sekitar pukul 16.00," kata Nanan seperti dikutip AFP. MJ alias RA terkait dengan jaringan yang melancarkan serangan bom terhadap hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton yang menewaskan sembilan orang. MJ menjadi tersangka bersama seorang warga berkebangsaan Saudi, Al karena diduga menyalurkan dana dari luar negeri untuk serangan itu. Menurut Nanan Soekarna, diyakini MJ adalah putra Abu Jibril, seorang ulama Indonesia yang ditangkap di Malaysia tahun 2001 karena dituduh sebagai anggota senior Jemaah Islamiyah. Abu Jibril kemudian dideportasi ke Indonesia dan dipenjara selama lima bulan karena menggunakan paspor palsu. MJ kini memimpin situs Islam Arrahmah.com yang dianggap mendukung kelompok-kelompok radikal. Polisi menggerebek kantor situs internet itu Selasa malam di kawasan Bintaro, Tangerang. Dengan penahanan Jibril ini berarti sudah enam orang ditangkap karena diduga terlibat serangan bom itu, termasuk seorang tersangka Iw yang kemudian dibebaskan. Lima buronan lainnya dicari aparat keamanan, termasuk Noordin Mohammad Top, warga Malaysia yang dituduh terlibat pemboman sejak 2003. Tiga orang tewas dalam razia polisi di Temanggung dan Bekasi sedangkan dua orang lainnya adalah pembom bunuh diri. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||