|
Israel tolak tuntutan Amerika
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Perdana menteri Israel, Binyamin Netanyahu, menolak upaya Amerika Serikat untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi
di Yerusalem Timur.
Ia mengatakan bahwa orang Yahudi bisa tinggal dan membangun rumah dimana saja di dalam wiayah Yerusalem, termasuk kawasan timur yang berpenduduk mayoritas Arab. Netanyahu juga menegaskan keyakinannya bahwa Israel berdaulat atas seluruh Yerusalem. Dalam pesannya yang tegas di awal rapat kabinet, Binyamin Netanyahu mengatakan kedaulatan Israel atas seluruh Yerusalem tidak perlu dipertanyakan lagi. Minggu lalu, departemen luar negeri Amerika memanggil duta besar Israel di Washington dan mengatakan bahwa pembangunan pemukiman Yahudi di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, harus dibekukan. Meskipun Yerusalem Timur mayoritas Arab, di sana terdapat 180 ribu warga Israel yang menetap di pemukiman-pemukiman yang dibangun di sana dalam tahun-tahun belakangan ini. PBB menyebut perkampungan-perkampungan itu illegal, dan ini merupakan persoalan terbesar yang menghambat perjanjian damai
antara Israel dan bangsa Palestina. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||