|
Sidang Shariah sandera Somalia
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Dua konsultan keamanan Perancis yang diculik di Somalia akan diadili dengan Shariah Islam.
Keputusan ini diumumkan oleh milisi Islam al-Shabab. Juru bicara milisi yang tak memberitahu namanya mengatakan kedua orang itu akan diadili dengan tuduhan mata-mata dan "konspirasi melawan Islam". Keduanya, yang bertugas melatih tentara pemerintah Somalia, diculik oleh sekelompok orang bersenjata di satu hotel di Mogadishu hari Selasa (14/07) dan kemudian diserahkan kelompok perlawanan al-Shabab. Al-Shabab dan sekutunya menguasai sebagian besar wilayah Somalia Selatan. Para pejabat al-Shabab mengatakan belum ada keputusan mengenai tanggap persidangan kedua orang itu.
Presiden Sheikh Sharif Sheikh Ahmed, yang moderat, dilantik sebagai presiden pada bulan Januari setelah perundingan damai yang ditengahi oleh PBB. Dia berjanji untuk menerapkan hukum Shariah namun kelompok garis keras menuduhnya sebagai boneka negara barat. Somalia tidak memiliki pemerintah nasional yang berfungsi sejak tahun 1991. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||