BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 18 Juli, 2009 - Published 10:09 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Australia tayangkan film Uighur
 
Rebeya Kadeer dituduh menjadi dalang kerusuhan di Xinjiang
Rebeya Kadeer dituduh menjadi dalang kerusuhan di Xinjiang
Penyelenggara salah satu festival seni paling bergengsi di Australia berjanji untuk tidak mengindahkan tekanan Cina agar membatalkan rencana untuk mempertontonkan film kontroversial mengenai suku Uighur.

Cina menuntut film dokumenter yang merinci kehidupan wanita usahawan, Rebiya Kadeer, ditarik dari Festival Film Internasional Melbourne bulan depan.

Beijing menganggap pemimpin suku Uighur itu menyulut kerusuhan belakangan ini di propinsi Cina, Xinjiang.

"Sepuluh Syarat Cinta" menjelajahi kehidupan dan perjuangan Rebiya Kadeer dan kampanyenya untuk mendapatkan lebih banyak otonomi bagi 10 juga warga suku Uighur yang mayoritas Muslim.

Festival Film Internasional Melbourne akan menjadi ajang pertunjukan perdana film ini dalam beberapa minggu lagi dan hal ini membuat marah Cina.

Cina menuduh Kongres Dunia Uighur pimpinan Rebiya Kadeer merupakan kedok para ekstrimis yang menghendaki pemisahan daerah Turkistan Timur dari Cina barat.

Tidak akan diindahkan

Di Melbourne, atase kebudayaan di konsulat Cina menuntut agar film dokumenter mengenai wanita pengusaha yang tinggal di pengasingan itu ditarik.

Namun direktur festival, Richard Moore, menegaskan bahwa mereka tidak akan mengindahkan permintaan tersebut.

"Tidak mungkin sebagai sebuah organisasi seni independen saya akan melakukan hal itu dan kami tetap akan memutar film tersebut."

"Dan ketika saya menyatakan pendapat ini, Nona Chen atase kebudayaan, terus menyebutkan daftar kejahatan yang katanya dilakukan oleh Rebiya Kadeer, termasuk tuduhan penghindaran pajak dan teroris." kata Richard Moore.

Pemimpin Uighur ini menegaskan bahwa ia menentang kekerasan dan dengan keras menyangkal tuduhan Beijing bahwa ia mendalangi bentrokan yang membawa korban tewas di propinsi Xinjiang bulan ini.

Rebiya Kadeer ditangkap di Cina tahun 1999 dan diputus bersalah karena "memberikan informasi rahasia kepada orang asing ".

Setelah enam tahun dipenjara ia diijinkan pergi ke pengasingan di Amerika serikat.

Ia diperkirakan akan menghadiri pemutaran perdana "Sepuluh Syarat Cinta" awal Agustus ini.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy