|
Prabowo membantah terlibat
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang disebut mengkaitkan antara kejadian ledakan bom pagi tadi dengan pemilu
presiden lalu, menuai kritik.
Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto dalam jumpa pers hari Jumat malam meminta agar semua pihak tidak mempolitisasi ledakan bom tersebut. Prabowo juga menegaskan, dirinya dan Megawati tidak terpikir dan tidak akan pernah melakukan kekerasan, walaupun mereka kecewa terhadap proses pemilu kemarin. Dalam awal jumpa pers, Prabowo Subianto yang didampingi pimpinan Partai Gerindra dan beberapa politisi PDI Perjuangan, mengutuk keras peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton tersebut. Selanjutnya Prabowo mengutip sepenggal kalimat Presiden Yudhoyono dalam jumpa pers hari Jumat siang yang disebutnya mempolitisir kejadian tersebut. Dia kemudian berulang-ulang menegaskan bahwa meskipun dia kecewa terhadap proses pilpres, dia menolak melampiaskan rasa kecewa dengan tindak kekerasan. "Seolah-olah mengarahkan ada pihak-pihak yang kecewa dengan pemilihan presiden terlibat dalam aksi ini saya kira banyak yang kecewa." "Apakah kekecewaannya lantas kita ikut terlibat, saya kira lompatannya terlalu jauh. Kami mengutuk tindak kekerasan." kata Prabowo, calon wakil presiden yang mendampingi Megawati Sukarnoputri. Prabowo menambahkan bahwa baik dari kubu mereka maupun dari kubu calon lainnya yang kalah, Jusuf Kalla dan Wiranto, untuk berpikir untuk melakukan tindakan teror sebagai bentuk kekecewaan mereka. Prabowo juga menyatakan, siap bertemu Presiden Yudhoyono untuk menjelaskan sikapnya yang menolak tindak terorisme. Sebelumnya, Calon Presiden Megawati Soekarnoputri juga menggelar jumpa pers, yang isinya lebih mengutuk tindak kekerasan tersebut. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||