BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 16 Juli, 2009 - Published 03:55 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Cina tumbuh lebih cepat
 
cina
Tenaga kerja sektor ekspor banyak diserap proyek infrastruktur
Produksi kotor nasional (GDP) Cina mencatat pertumbuhan sebesar 7,9% pada kuartal kedua 2009, dari 6,1% pada kuartal pertama lalu.

Biro Statistik Nasional (NBS) mengumumkan angka ini namun memperingatkan bahwa pemulihan ekonomi belum dapat dipastikan.

Pakar ekonomi sebelumnya meramalkan pertumbuhan pada kuartal kedua ini akan mencapai 7,5%.

Pemerintah mengklaim akan mencapai pertumbuhan 8% sepanjang tahun ini, jauh memimpin perekonomian dunia.

Angka pertumbuhan Cina, yang memuncak pada 10,6% kuartal kedua tahun 2008, disorot dunia secara luas untuk melihat apakah muncul indikasi pemulihan perdagangan dunia.

Namun pejabat resmi mengatakan angka ini tidak dapat menutupi persoalan yang masih berlanjut.

"Kesulitan dan tantangan pada upaya pembangunan ekonomi saat ini masih sangat banyak," kata juru bicara Li Xiaochao pada sebuah acara jumpa pers.

"Dasar dari pembalikan keadaan dalam perekonomian saat ini belum lah stabil," demikian katanya.

"Dasar pemulihan masih lemah. Momentum pertumbuhan belum stabil. pola pemulihan belum seimbang dan karena itu masih belum jelas dan banyak faktor bergejolak dalam proses perbaikan ekonomi," kata NBS dalam sebuah pernyataan yang disebarkan pada konferensi pers tersebut.

NBS juga menyatakan bahwa pendapat per kapita perkotaan naik 11,2% dari tahun sebelumnya, sementara di daerah pedesaan pendapatan per kapita naik 8,1%.

Sementara itu, indeks konsumen Cina justru merosot 1,7% bulan Juni dibandingkan dengan bulan yang sama setahun lalu, merupakan penuruan berturut-turut dalam lima bulan terakhir.

Kemajuan pemerintah dan swasta

Laporan wartawan BBC di Shanghai, Chris Hogg, menyebut bahwa pertumbuhan pendapatan kotor nasional ini merupakan buah dari paket stimulus ekonomi besar yang digelontorkan pemerintah November lalu.

Namun sektor swasta juga banyak berperan, kata Hogg.

Bank-bank milik pemerintah Cina telah meminjamkan dana besar-besaran kepada industri milik pemerintah dan swasta.

Pendapatan per kapita warga kota dan desa juga naik

Berbagai perusahaan menggunakan dana segar itu untuk mencegah PHK dan mendanai investasi peralatan baru.

Banyaknya proyek infrastruktur baru yang dibuat pemerintah menyedot tenaga kerja untuk banyak pekerja migran yang di-PHK - terutama dari sektor ekspor, demikian wartawan BBC.

Keluaran industrial - satu ukuran yang dipakai untuk menghitung aktivitas pada bengkel kerja dan pabrik di negeri itu - tumbuh lebih dari 10% tahun ke tahun bulan Juni lalu.

Cina menggelontorkan program paket stimulus ekonomi senilai 4 trilliun yuan ($585 miliar dollar) untuk mengatasi dampak resesi ekonomi global.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy