BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 15 Juli, 2009 - Published 10:15 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Enam militan Swat tewas
 
Pengungsi Swat Pakistan
Enam militan terbunuh ditengah gelombang kembalinya pengungsi
Militer Pakistan menewaskan enam militan Lembah Swat, ditengah gelombang kembalinya ribuan pengungsi ke wilayah itu.

Pertempuran terjadi di Kabal pada Selasa kemarin, demikian menurut sumber militer.

Adapun Kabal hingga kini masih tertutup bagi para pengungsi yang pulang.

Saat ini, diperkirakan terdapat 12 ribu orang telah meninggalkan kamp pengungsian dan kembali ke Lembah Swat pada Selasa kemarin.

Sementara sekitar 700 keluarga diharapkan bisa menyusul pulang pada Rabu ini.

Perdana Menteri Pakistan menegaskan saat ini kondisi sudah aman bagi para pengungsi untuk kembali pulang.

Pihak militer menegaskan mereka telah mengalahkan kaum militan Taliban di kawasan tersebut setelah sekitar dua bulan penyerangan.

Masyarakat yang ditempatkan di kamp pengungsi darurat juga telah dikembalikan pulang dengan pengawalan militer.

 Ada enam militan tewas saat pasukan militer membalas tembakan setelah diserang di pos penjagaan militer di kota Kabal pada Selasa malam
 
Pejabat militer Pakistan

Sementara sisanya yang sebelumnya tinggal bersama sanak keluarga mereka kembali pulang dengan cara mereka sendiri.

Keamanan rapuh

Namun, kini mereka yang telah pulang justru menghadapi ketidakpastian situasi keamanan di kawasan itu.

"Ada enam militan terbunuh saat pasukan militer membalas tembakan setelah diserang di pos penjagaan militer di kota Kabal pada Selasa malam," demikian kantor berita AFP mengutip salah seorang pejabat militer setempat.

Seorang sumber di militer juga telah dikonfirmasi BBC tentang terbunuhnya enam militan tersebut dan pertempuran Selasa kemarin.

Tidak ada catatan waktu tepatnya kapan konfrontasi itu terjadi.

Namun wartawan lokal sudah dibawa ke lokasi untuk melihat jasad para korban.

Para pengamat mengatakan, pertempuran itu menunjukkan bahwa situasi keamanan masih rapuh di Lembah Swat, meskipun para pengungsi kini telah kembali pulang.

Lebih dari dua juta warga Lembah Swat dan sekitarnya mengungsi menyusul pertempuran yang terjadi antara militer dan Taliban sejak dua bulan terakhir.

Disebutkan bahwa gelombang pengungsian tersebut adalah yang terbesar saat ini.

Setelah pejabat resmi mengumumkan kondisi di kawasan telah aman, mereka lalu bergerak pulang.

FAKTA PENYERANGAN LEMBAH SWAT
Dimulai pada April 2009, setelah militan menguasai kawasan yang terletak 100 km dari Islamabad itu
Militer menegaskan mereka telah membunuh 1.700 militan; tak satupun diantaranya adalah pentolan Taliban
Salah satu gelombang pengungsian terbesar yang pernah terjadi dengan dua juta pengungsi

Meskipun demikian, jumlah mereka yang pulang masih dibawah angka yang diharapkan kembali.

PBB juga menegaskan penekanan bahwa pemulangan harus atas dasar sukarela.

Para pengungsi yang terdapat di empat kamp pengungsian dipilih sebagai yang pertama pulang, demikian menurut sumber resmi pemerintah.

Mereka bergerak dari kamp dalam iringan truk dan bis yang dikawal pasukan dan helikopter.

Pengamanan ketat ini menunjukkan meskipun pemerintah mengklaim telah aman, kenyataanya Taliban masih menjadi ancaman di kawasan itu.

Pemerintah mengharapkan pemulangan para pengungsi ini akan selesai pada akhir Juli.

Namun para sukarelawan kemanusian mengatakan hal tersebut tidak mungkin, disaat orang masih khawatir akan kondisi kemanan di Swat.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy