BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 14 Juli, 2009 - Published 08:44 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Pasien meninggal diduga H1N1
 
h1n1
Penularan influenza H1N1 makin meluas di Indonesia
Seorang lagi pasien yang diduga tertular virus H1N1 meninggal dunia, setelah sempat dirawat di RS Sanglah Bali. Korban diketahui sempat bepergian ke Singapura sebelum mengalami masalah dengan paru-parunya.

Menurut Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat RS Sanglah dr IGNA Putra Wibawa, sesuai prosedur pasien yang dirawat di RS tersebut dengan gejala flu dan mempunyai riwayat perjalanan ke negara yang terpapar H1N1 harus menjalani isolasi.

Korban diketahui berprofesi sebagai teknisi pada sebuah maskapai penerbangan swasta di Indonesia.

Pada tanggal 9-10 Juli, dirinya melakukan perjalanan ke Singapura.

Meski demikian, tim dokter di RS Sanglah masih harus memastikan apakah korban meninggal akibat H1N1.

"Untuk mendapat kepastian mengenai positif tidaknya harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dalam 1-2 hari ini," ujar dr Putra.

Dari pihak keluarga diperoleh keterangan bahwa korban sudah lama mengidap penyakit paru-paru, namun baru mulai merasa sakit pada pukul 04.00 Wita hari Selasa.

Korban meninggal dunia sekitar lima jam setelah sempat dirawat di sebuah rumah sakit swasta, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Sanglah.

Pihak keluarga sendiri mempertanyakan kebenaran dugaan apakah korban meninggal karena H1N1, karena korban sudah lama mengidap penyakit paru-paru.

Kasus Yogyakarta

Sementara itu di Yogyakarta, empat dokter RSUP Dr Sardjito, menjalani perawatan di ruang isolasi khusus, juga akibat dugaan tertular influenza A-H1N1 .

Mereka adalah bagian dari 32 orang rombongan dokter yang baru saja pulang dari mengikuti sebuah lomba paduan suara di Korea Selatan.

Ketua tim penanganan flu babi RS Dr Sardjito, Sumardi, siang tadi mengatakan para pasien telah diambil cairan hidung dan tenggorokannya untuk diperiksa.

Pemeriksaan dilakukan di laboratorium di Jakarta dan hasilnya akan diketahui dua hari lagi.

RS Dr Sardjito kini merawat sembilan pasien yang diduga tertular flu babi, di antaranya pegawai kebersihan RS Dr Sardjito serta seorang paramedis salah satu Puskesmas di Kabupaten Sleman.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy