|
Burma akan bebaskan tahanan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Burma tengah bersiap melepas sejumlah tahanan politiknya agar mereka dapat berpartisipasi dalam pemilu di negeri itu tahun
depan.
Langkah ini dilakukan setelah muncul permintaan dari Sekjen PBB Ban Ki-moon, yang mengunjungi Burma pekan lalu. Keputusan ini diumumkan Dewan Keamanan oleh utusan khusus Burma untuk PBB Than Swe. Dia tidak mengatakan berapa banyak tanahan politik yang diperkirakan mencapai 2.100 jiwa, yang akan dibebaskan. Sekjen Ban melukiskan langkah ini sebagai keputusan menggembirakan, namun mengatakan masih harus mengikuti terus kelanjutan langkah ini serta isu-isu lain. Dengan menggunakan bahasa birokratis yang hati-hati, Than Swe mengatakan bahwa pemerintah Burma tengah memproses pemberian pengampunan terhadap tahanan politik agar mereka dapat ambil bagian dalam pemilu 2010. Duta Besar Than Swe tidak mengungkap apakah tahanan paling terkenal, pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi, termasuk yang akan dilepaskan. Nampaknya memang tidak. Duta Besar menyatakan hanya mereka yang memperoleh rekomendasi layak dari Sekjen Ban yang akan dibebaskan. Pejabat PBB akan snagat lega jika benar ada perkembangan setelah lawatan Ban tersebut. Ban menghadapi kritik karena kembali dari Burma dengan tangan kosong, akibat para jendral di Burma menolak permintaannya untuk
bertemu Aung San Suu Kyi. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||