|
'Tersangka' flu babi meninggal
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Seorang pasien yang diduga flu babi meninggal di rumah sakit M Djamil di Padang hari Minggu.
Pasien berusia sembilan tahun itu baru saja diserahkan dari Rumah Sakit Yos Sudarso Padang hari Minggu. Aguswan, anggota Direksi Rumah Sakit M Djamil menjelaskan kepada BBC, masih belum diketahui apakah pasien yang diduga terkena virus H1N1 itu meninggal karena flu babi. Sampel darah pasien ini sudah dikirimkan ke Jakarta, katanya, dan diperlukan waktu sekitar seminggu untuk mengetahui apakah dia memang positif terjangkit virus H1N1. Menurut Aguswan, anak laki-laki berusia sembilan tahun itu dikatakan baru pulang dari Jakarta dan kontak dengan orang asing ketika berada di sebuah tempat wisata Jakarta. Pekan lalu, pemerintah Indonesia mendapati 24 pasien baru positif flu babi yang tersebar di berbagai wilayah. Dan sepuluh diantara pasien tersebut tidak memiliki catatan pernah perjalanan ke luar negeri sebelumnya. Bertambahnya pasien flu babi antara lain karena penularan antar manusia. Dengan demikian total pasien positif H1N1 menjadi 52 orang. Departemen Kesehatan menyebutkan kasus penularan virus H1N1 di Indonesia saat ini sudah terjadi dari manusia ke manusia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||