|
Aso kalah dalam 'pemilu' Tokyo
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Koalisi PM Taro Aso yang berkuasa di Jepang kalah dalam pemilihan lokal Tokyo yang dianggap sebagai uji popularitas bagi dirinya.
Kekalahan di tangan oposisi Partai Demokratis (DPJ) itu terjadi menjelang pemilihan umum yang harus digelar pada bulan Oktober. DPJ merebut 54 kursi sedangkan Partai Demokrat Liberal yang dipimpin Aso mendapatkan 38 kursi. Ini berarti akhir dari dominasi LDP di majelis perwakilan Tokyo. Kekalahan itu akan memperberat tekanan terhadap Aso untuk meletakkan jabatan sebagai pemimpin LDP sebelum pelaksaan pemilihan nasional yang akan datang. LDP dan mitra koalisinya, Komeito Baru, secara bersama merebut 61 kursi, kurang tiga kursi untuk mencapai 64 yang diperlukan guna menjaga mayoritas di DPRD Tokyo yang beranggotakan 127 kursi. Sebelum pemungutan suara, blok itu menguasai 70 kursi lawan 34 untuk DPJ. Aso, yang merupakan PM keempat sejak pemilihan 2005 untuk majelis rendah yang lebih kuat, meremehkan tingkat dukungan yang disebutkan hanya 20%. LDP yang dipimpinnya sudah memerintah Jepang selama setengah abad ini, kecuali berselang tak sampai setahun pada tahun 1990-an. Tetapi DPJ yang beroposisi berjanji akan mendobrak cengkeraman birokrasi dalam hal pembuatan kebijakan dan memperkuat langkah-langkah jaminan kesejahteraan sosial. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||