|
Obama-Medvedev bahas nuklir
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Presiden AS Barack Obama memperkirakan bahwa kemajuan luar biasa bisa dicapai dalam pertemuan puncak pertamanya dengan Presiden
Rusia di Moskow.
Obama sedang mengadakan pembicaraan dengan Presiden Dmitry Medvedev, yang berfokus pada pengurangan senjata nuklir ke dua negara dan perbaikan hubungan kedua negara yang sempat tegang. Obama mengatakan kedua negara memiliki lebih banyak kesamaan daripada perbedaan. Sedangkan Presiden Medvedev sebelumnya menyatakan optimis mengenai kesepakatan yang akan dicapai. "Negara kami menghadapi sejumlah tantangan yang sekarang kami tangani; seperti krisis ekonomi, keamanan global dan pengurangan senjata strategis," kata Medvedev. Menurut presiden Rusia, peluang untuk mencapai kesepakatan dalam semua persoalan itu "bagus". "Saya harap kita bisa mengatasi semua persoalan ini dalam waktu dekat," katanya. Presiden Medvedev mengatakan, kedua negara akan menutup sebagian halaman dari masa lalu, dan membuka halaman lain untuk masa depan. Para pejabat mengatakan, rancangan kesepakatan pengurangan nuklir telah disepakati, namun perubahan isi dokumen itu masih mungkin muncul dari perundingan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||