BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 20 Juni, 2009 - Published 13:12 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Kontrak politik Prabowo
 
Prabowo
Prabowo telah beberapa kali menandatangani kontrak politik sejumlah kelompok masyarakat
Calon wakil presiden, Prabowo Subianto kembali menandatangani kontrak politik, terkait kampanye pemilihan untuk pemungutan suara 8 Juli mendatang.

Calon wakil presiden yang berpasangan dengan Megawati itu menandatangani kontrak hari Sabtu dengan para petani, nelayan dan masyarakat rotan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Sebelumnya, Prabowo juga menandatangani kontrak politik dengan beberapa kelompok masyarakat lain, seperti mahasiswa dan korban lumpur Lapindo.

Dedi Mustofa, Ketua KUD Mina Bumi Bahari Cirebon yang mewakili para petani dalam kontrak politik mengatakan kepada BBC mereka mengharapkan kebijakan yang pro nelayan bila pasangan Megawati-Prabowo terpilih.

"(Kami mengharapkan) kebijakan yang pro nelayan, misalnya kemudahan akses perbankan dan juga kemudahan prasarana produksi, seperti BBM murah," kata Dedi.

"Dan juga bantuan paska panen, karena nelayan tidak pernah punya harga yang bagus. Jadi kami perlu upaya perlindungan harga," tambahnya.

Terlepas dari isinya, kontrak itu jelas tidak punya kekuatan dan bukanlah hal yang baru, kata Guru Besar ilmu politik Universitas Airlangga, Kacung Maridjan.

"Komitmen ini dapat memaksa calon-calon itu untuk memenuhi janji mereka," kata Kacung, namun ia menambahkan kontrak politik ini tidak ada konsekuensi hukumnya, dan hanya merupakan aspek moral, bila misalnya tidak dipenuhi.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy