|
AF 447 kirim pesan error
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pesawat Air France yang raib di Lautan Atlantik mengirim 24 pesan error beberapa saat menjelang jatuh, kata tim penyelidik.
Penyelidik juga mengatakan, sistem autopilot pesawat tidak aktif, meski mereka tidak tahu apakah sistem itu dimatikan atau tidak berfungsi. Tim pakar cuaca Prancis mengatakan, tidak ada bukti bahwa pesawat yang membawa 228 penumpang dan awak itu, menerjang badai "luar biasa". Pesawat jenis Airbus A330 menghilang dalam penerbangan dari Rio de Janeiro ke Paris hari Senin. Saat berbicara dalam konferensi pers di Paris, direktur badan penyelidik kecelakaan udara Prancis, Paul-Louis Arslanian mengatakan, total 24 pesan error diterima pada saat-saat akhir Air France 447, sementara bagian-bagian sistem pesawat berhenti bekerja satu demi satu. Namun, dia mengatakan tidak mungkin untuk menyimpulkan dari sinyal pesawat penyebab sistem autopilot tidak aktif. Terganggu Arslanian mengukuhkan, pesawat jet yang hilang itu mengalami masalah pada sistem penghitung kecepatan. Menurut Arslanian, masalah ini sering muncul pada pesawat A330 dan Airbus tengah mengadakan program penggantian. "Kami telah menyaksikan beberapa jenis gangguan ini pada A330," kata Arslanian. "Ada program penggantian, perbaikan." Namun, dia bersikukuh menyatakan, pesawat itu aman untuk sementara ini. Wakil kepala dinas cuaca Prancis, Alain Ratier, mengatakan, pola cuaca normal pada saat Penerbangan 447 itu menghilang. "Menurut analisis citra inframerah, tidak ada yang mengindikasikan bahwa ada gugus badai dengan intensitas luar biasa," kata Ratier. "Memang ada [awan badai] cumulo-nimbus dahsyat, tapi itu sering dijumpai di kawasan ini dan di kondisi iklim normal," tambah dia. Upaya pencarian Harapan untuk menemukan pesawat belum membuah hasil sejauh ini.
Tim pencari Brasil hari Selasa sempat menyatakan bahwa mereka mungkin menemukan keping dari pesawat tersebut. Namun, kepingan bahan yang diangkat dari laut hari Kamis ternyata tidak terkait dengan tubuh pesawat Air France yang hilang. Upaya pencarian kini terpusat ke dua sinyal sonar atau "pinger" yang dipasang pada kotak hitam pesawat, kata wartawan BBC Hugh Schofield dari Paris. Namun, dalam konferensi pers, jurubicara biro penyelidikan kecelakaan Prancis mengatakan, tidak ada jaminan bahwa mesin sinyal itu masih tersambung ke mesin perekam penerbangan. Dia menambahkan, mengingat kekuatan tumbukan saat pesawat jatuh, kedua peralatan itu mungkin terpisah. Hari Jumat, Menteri Pertahanan Prancis Herve Morin mengatakan, salah satu kapal selam Prancis dikirim untuk ikut mendukung pencarian sebab kendaraan bawah laut itu memiliki peralatan sonar yang mungkin bisa membantu menemukan lokasi perekam data penerbangan pesawat. Amerika Serikat juga mengirimkan perlengkapan dengar khusus untuk keperluan pencarian. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||