BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 25 Mei, 2009 - Published 07:32 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Kontroversi patung Yesus
 
yesus
Patung ini dipamerkan bersama sejumlah lukisan dan karya seni lain

Dunia seni Italia terpecah setelah sebuah patung kayu menimbukan perdebatan apakah itu karya Michelangelo atau bukan.

Patung setinggi 40cm itu menggambarkan Yesus disalib, tapi menimbulkan pertentangan dari sejumlah ahli seni mengenai pembuatnya.

Perdebatan ini bukan kisah mengnai pemalsuan atau imitasi - semua orang mengatakan patung itu hasil karya seni jaman Renaissance sekitar tahun 1495, ketika Michelangelo diperkirakan berusia 20 tahun.

Tapi siapa yang mengukirnya ? Inilah pertanyaannya.

Kontroversi ini mengemuka karena sebuah pameran di Napoli memajang patung Yesus tanpa salib yang secara kebetulan juga hilang sehingga sosok Yesus tergantung di udara tersambung dengan seutas tali plastik transparan.

Asal-usul yang meragukan

Ditengah kemegahan bekas sebuah katedral, patung itu diletakkan di panggung utama diantara sejumlah karya seni lain seperti lukisan, permadani hiasan dinding dan karya lainnya, termasuk pahatan emas yang disebut-sebut mengandung serpihan kayu yang digunakan menyalib Yesus.

Yesus
Salibnya hilang sehingga Yesus tertantung di udara

Bagi para pengkritik yang menjadi masalah adalah penghubungan patung ini dengan agama.

Kritikus mengatakan pemerintah mengakui kayu pahatan itu adalah hasil karya Michelangelo untuk mendukung gereja Katolik, dan untuk memuluskan kepercayaan kepada para pemilih bahwa pemerintah menganut kepercayaan konservatif.

Dalam kata lain, para pengkritik mengatakan patung itu digunakan untuk propaganda politik yang digunakan oleh pemerintah yang berniat menggunakan pendapatan dari pajak guna membayar karya artis yang meragukan.

Harga patung Yesus ini diperkirakan mencapai lebih dari 4 juta dolar AS.

Bagi yang percaya patung itu buatan Michelangelo, dana sebesar itu memang pantas dikeluarkan untuk mempertahankannya di Italia.

Sementara mereka yang tidak percaya menyatakan dana itu terbuang percuma karena membeli karya seni yang menimbulkan tanda tanya.

Mereka menambahkan jika itu adalah karya asli Michelangelo pasti sudah terjual dengan harga 10 kali lipat, karena sangat jarang karyanya dijual di pasar.

'Ketepatan anatomi'

Sekarang kita kaji pandangan, bukan bukti, dari kedua kubu.

Bukan bukti karena memang tidak ada bukti apapun - tidak ada tanda tangan di patung atau dokumen yang mendukung dengan tegas pembuatnya.

"Memang jarang karya seni hebat yang didukung dengan dokumen," ujar Cristina Acidini Luchinat," inspektur pengawas Musium Florensia dan pakar seni Renaissance.

Cristina Acidini Luchinat mendukung dan penyelenggara pameran itu.

''Karya seni ini tidak datang memiliki garansi tertulis,'' katanya.

Dia mengatakan, terkesan dengan ketepatan anatomi dan penggambaran tubuh manusia yang terdapat dalam patung tersebut.

''Ini adalah karya seni dengan kualitas yang sangat tinggi, jauh diatas seniman lainnya di masa itu''.

Acidini mempercayai ini adalah karya Michelangelo, '' Anda bisa menyebutnya karya Michelangelo, itu pasti,'' tegas Acidini.

"Saya yakin seyakin-yakinnya," tegas Acidini.

'Skandal'

Tapi kaum skeptis juga siap dengan argumen bertentangan yang sama kuatnya.

Di Floresia, tempat Michelangelo dibesarkan dan bekerja, dua orang spesialis dunia untuk seni Renaissance, Tomasso Montanari dan Francesco Caglioti mengatakan patung itu bukan buatan Michelangelo.

 Patung itu seperti membandingkan sebuah Ford dengan Ferrari
 
Professor Tomasson Montanari

''Jika melihat patung ini, seperti membandingkan sebuah Ford dengan Ferrari,'' Kata Professor Montanari.

''Ini sangat jauh dibawah standar Michelangelo,'' dia menambahkan.

''Ini seperti sebuah hasil produksi yang bisa saja dibuat oleh lusinan perupa kayu pada masa itu.''

Professor Caglioti menyetujui hal itu.

''Ini adalah skandal,'' menurutnya, ''definisi ototnya sangat salah''

''Michelangelo sangat jarang mengukir kayu, dia sangat jarang membuat karya berukuran kecil dari kayu seperti ini.''

Publik tak menyadari

Timbul kabar burung yang menyebutkan setidaknya ada sebuah musium diluar Italia yang batal mempertunjukan patung itu sebagai karya Michelangelo, karena keraguan atas kebenarannya.

Tapi di Italia, kapanpun dan dimanapun patung itu dipajang, publik tidak mendapat petunjuk atas kekuatiran tentang pembuatnya.

Poster dan publisitas untuk pameran ini dengan jelas dan tanpa ragu-ragu memberitahukan akan mempertunjukan karya Michelangelo dengan mencantumkan namanya tanpa koma atau tanda tanya.

''Ini adalah hal memalukan dan membuat orang Italia seperti orang bodoh,'' kata Professor Montanari.

"Hal ini merusak reputasi Italia sebagai pusat budaya dan pusat pakar dunia,'' lanjutnya.

Tidak seorangpun meragukan bahwa patung ini sangat indah, tapi apakah ini adalah karya Michelangelo ?

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy