BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 16 April, 2009 - Published 09:08 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Survei pemilih capres
 
Pemilu
Pemilih cenderung memilih capres sama dengan pilihan pileg
Hasil sebuah survei terbaru menyimpulkan pemilih partai cenderung akan memilih calon presiden dari partai yang sama.

Lembaga Survei Indonesia, LSI, menyebutkan berbagai pihak seringkali menganggap kekuatan sebuah partai politik berkaitan langsung dengan dukungan terhadap calon presiden.

Menurut LSI, dari survei 'exit poll' yang dilakukan LSI pada 9 April silam pada 4000 responden menunjukkan pemilih belum tentu memilih capres dari partainya.

Dalam kesimpulan survei ini disebutkan, dukungan terhadap Soesilo Bambang Yudhoyono sangat solid dari partainya.

Sementara Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto cukup solid meski dua figur ini belum mampu menarik pemilih di luar massa pemilih partai mereka.

"Hampir seluruh pemilih Demokrat sebesar 85 % adalah pemilih SBY " ujar Saiful Muzani hari Kamis di Jakarta.

Tingkat soliditas kedua menurut LSI, ditemukan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri sebesar 65 % kemudian Gerindra sebesar 35 %.

Partai politik lainnya, termasuk Golkar, sebagian besar konstituennya pada pemilu legislatif 2009 tidak akan memilih capres dari partainya sendiri, jelas Saiful Muzani.

 Hampir seluruh pemilih demokrat sebesar 85 % adalah pemilih SBY
 
Saiful Muzani

Metode exit poll

Survei yang dilakukan 9 April 2009 bertepatan dengan pemilu legislatif ini mengunakan metode exit poll.

Survei dilakukan di 2.100 TPS yang dipilih secara random dan proporsional dari seluruh provinsi.

Di tiap TPS yang terpilih itu ditentukan 2 pemilih sebagai responden yang semuanya berjumlah 4.200 responden dengan tingkat kesalahan 1,7%.

Responden diwawancara dengan pertanyaan bila pilpres diadakan sekarang, siapa nama-nama yang akan dipilih.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy