|
Survei pemilih capres
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Hasil sebuah survei terbaru menyimpulkan pemilih partai cenderung akan memilih calon presiden dari partai yang sama.
Lembaga Survei Indonesia, LSI, menyebutkan berbagai pihak seringkali menganggap kekuatan sebuah partai politik berkaitan langsung dengan dukungan terhadap calon presiden. Menurut LSI, dari survei 'exit poll' yang dilakukan LSI pada 9 April silam pada 4000 responden menunjukkan pemilih belum tentu memilih capres dari partainya. Dalam kesimpulan survei ini disebutkan, dukungan terhadap Soesilo Bambang Yudhoyono sangat solid dari partainya. Sementara Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto cukup solid meski dua figur ini belum mampu menarik pemilih di luar massa pemilih partai mereka. "Hampir seluruh pemilih Demokrat sebesar 85 % adalah pemilih SBY " ujar Saiful Muzani hari Kamis di Jakarta. Tingkat soliditas kedua menurut LSI, ditemukan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri sebesar 65 % kemudian Gerindra sebesar 35 %. Partai politik lainnya, termasuk Golkar, sebagian besar konstituennya pada pemilu legislatif 2009 tidak akan memilih capres dari partainya sendiri, jelas Saiful Muzani.
Metode exit poll Survei yang dilakukan 9 April 2009 bertepatan dengan pemilu legislatif ini mengunakan metode exit poll. Survei dilakukan di 2.100 TPS yang dipilih secara random dan proporsional dari seluruh provinsi. Di tiap TPS yang terpilih itu ditentukan 2 pemilih sebagai responden yang semuanya berjumlah 4.200 responden dengan tingkat kesalahan 1,7%. Responden diwawancara dengan pertanyaan bila pilpres diadakan sekarang, siapa nama-nama yang akan dipilih. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||