http://www.bbc.com/indonesian/

03 Maret, 2009 - Published 20:33 GMT

Negara miskin perlu bantuan

IMF memperingatkan negara miskin semakin menderita karena krisis ekonomi dunia, kemungkinan memerlukan tambahan bantuan.

Dana Moneter Internasional, IMF mengeluarkan laporan baru yang menyatakan negara negara miskin lebih dipengaruhi krisis ekonomi dunia saat ini, dibandingkan masa lalu.

Mereka lebih terintegrasi ke dalam ekonomi internasional dibandingkan sebelumnya.

Pengaruhnya kemungkinan akan lebih kecil dirasakan karena berkurangnya perdagangan, penanaman modal asing dan dana yang dikirimkan penduduk yang bekerja di luar negeri.

Direktur IMF Dominique Strauss Kahn mengatakan negara negara pendonor perlu meningkatkan dukungan, bukannya mengurangi.

Dia mengatakan pada saat dimana mereka mengeluarkan ratusan milyar dolar bagi paket stimulus dan bantuan, seharusnya mereka lebih banyak memberikan bantuan kepada negara berpenghasilan rendah.

Strauss Kahn menambahkan krisis ini membawa pengaruh negatif kepada keuntungan yang baru didapat dengan susah payah pada pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, kemiskinan yang memburuk dan peningkatan stabiltas ekonomi.

Dia mengatakan IMF sudah meningkatkan bantuan bagi negara berpenghasilan rendah tahun lalu, dan sudah siap untuk memberikan bantuan tambahan. Tetapi jumlahnya masih rendah.

Tahun lalu pinjaman bagi negara negara tersebut berjumlah lima setengah milyar dolar.

IMF sudah menjanjikan bantuan yang lebih besar 45 milyar dolar kepada enam negara, sebagian besar negara berpenghasilan menengah, yang mengalami akibat langsung krisis ekonomi.