BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 07 Februari, 2009 - Published 12:42 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Kebakaran di Australia
 
Petugas dan relawan berjuang memadamkan kobaran api di Australia
Petugas dan relawan berjuang memadamkan api di Australia
Sebanyak 14 orang meninggal dalam kebakaran semak di Australia tenggara, dan polisi khawatir jumlah korban jiwa mencapai 40 orang.

Korban tewas jatuh di empat kota kecil di negara bagian Victoria, kata Komisaris Kepolisian Negara Bagian Kieran Walsh.

Perkembangan ini terjadi, sementara para petugas pemadam kebakaran di Australia Tenggara sedang memerangi belasan kebakaran ditengah gelombang udara panas terburuk yang dialami negara itu dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Angin kencang dan suhu yang sangat panas menyebabkan api kebakaran sulit dikendalikan di tiga negara bagian: Victoria, Australia Selatan dan New South Wales.

Setidaknya 100 rumah hancur akibat kobaran api.

Ribuan sukarelawan telah dikerahkan, dan banyak lainnya dalam keadaan siaga.

Di New South Wales seorang laki-laki ditangkap atas dugaan dengan sengaja memicu kebakaran.

Relawan dikerahkan

Kebakaran terjadi taman-taman di kawasan semak belukar.

Peta lokasi Australia

Pesawat terbang dikerahkan untuk menjatuhkan bom air, dan ribuan relawan pemadam kebakaran disiagakan.

Australia telah beberapa pekan ini mengalami salah satu gelombang panas terparah dalam beberapa dekade ini, dengan suhu diperkirakan mencapai 47 derajat Celsisun akhir pekan ini.

Jika angin berhembus lebih kencang, pihak berwenang khawatir kebakaran bisa menyebar.

Kebakaran paling dahsyat telah merambah 410 acre di sebuah taman di dekat Melbourne.

Pada tahun 1983, kebakaran serupa menewaskan 75 orang pada hari yang kemudian dijuluki Ash Wednesday (Rabu Abu).

 
 
Kebakaran merembet di Australia
07 Februari, 2009 | Berita Dunia
Hawa panas picu kebakaran
01 Februari, 2009 | Berita Dunia
Gelombang panas telan korban
31 Januari, 2009 | Berita Dunia
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy