BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 06 Februari, 2009 - Published 10:47 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Film timbulkan kontroversi
 
Film Perempuan Berkalung Surban yang sedang beredar di beberapa kota di Indonesia diusulkan untuk ditarik dari peredaran untuk diubah sejumlah adegannya.

Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini dianggap sebagian kalangan memberikan citra yang buruk terhadap Islam.

"Film itu memberikan citra yang buruk tentang Islam, yang kedua citra yang buruk tentang pesantren. Maka untuk tidak lebih banyak protes dari masyarakat, agar tidak banyak keresahan yang ditimbulkan, saya menyarankan stop dulu," kata pengurus Majelis Ulama Indonesia Ali Mustafa Yaqub.

Ali menambahkan, adegan-adegan yang meresahkan masyarakat sebaiknya diperbaiki sebelum film itu dirilis kembali.

Akan tetapi sutradara film Film Perempuan Berkalung Surban Hanung Bramantyo membantah filmnya memberi citra buruk terhadap Islam.

"Tema film ini adalah film keluarga, yaitu bagaimana seorang bapak memaksakan pemikiran-pemikiran yang sifatnya patriarkal kepada anaknya yang perempuan," ujar Hanung.

Hanung menyatakan film itu bukan mengenai pesantren salaf, pesantren modern maupun tentang Al-Qur'an namun "tentang orang yang memakai Al-Qur'an untuk melegalkan kepentingan-kepentingan yang sifatnya patriarki kepada anaknya yang perempuan".

Film karya Hanung Bramantyo lainnya, Ayat-Ayat Cinta, yang mengangkat tema poligami dan prasangka menjadi film hit di tahun 2008.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy