07 Januari, 2009 - Published 15:30 GMT
Pasukan koalisi menewaskan 32 orang bersenjata dalam operasi besar melawan Taliban di timur ibukota Afghanistan, Kabul, kata militer AS.
Operasi itu dilakukan pada hari Selasa di distrik Alishing di provinsi Laghman, kata pernyataan militer AS.
Serangan dilancarkan untuk mengganggu rencana Taliban melakukan serangan bom tepi jalan, tambah pernyataan itu. Korban yang tewas termasuk seorang wanita.
Dalam kejadian terpisah, para pejabat militer Amerika mengatakan setidaknya delapan wanita terbunuh dalam ledakan roket di provinsi Uruzgan pada hari Senin.
Penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui siapa yang menembakkan roket tersebut.
'Efek mematikan'
Amerika Serikat mengatakan seorang tersangka militan ditahan dan dua simpanan senjata dan bahan peledak dalam jumlah besar dihancurkan dalam pertempuran di provinsi Laghman tersebut.
"Selama operasi berlangsung, sebanyak 75 militan bersenjata keluar dari tempat persembunyian mereka dan berusaha menyerang pasukan kami," kata pernyataan militer AS.
Ketika pertempuran berhenti, tentara Amerika memeriksa kompleks itu dan menemukan pasokan senjata dan bahan peledak, tambah pernyataan tersebut.
Sebagian dari simpanan itu dihancurkan di tempat - sehingga setidaknya satu gedung rubuh, kata pihak militer AS.
Taliban dan kelompok-kelompok militan lainnya semakin sering menggunakan bahan peledak rakitan untuk menyerang tentara Afghanistan dan koalisi - sering dengan efek mematikan, kata wartawan BBC Martin Patience di Kabul.
Menurut dutabesar Amerika Serikat di Kabul, jumlah serangan bom tepi jalan berlipat ganda pada tahun 2008.