|
PHK di Asia akibat krisis
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
PHK pada dua perusahaan teknologi Asia memicu kembali kekhawatiran tentang ekonomi sementara permintaan menurun.
Pembuat komponen elektronik TDK mengumumkan pemutusan hubungan kerja delapan ribu orang di dunia setelah mengumumkan perkiraan akan mengalami kerugian tahunan terbesar. Salah satu pembuat komputer terbesar dunia, Lenovo yang bermarkas di Cia mengatakan akan memberhentikan 2.500 orang. Saham Asia turun tajam setelah mengalami rally sejak tahun baru. Indeks Nikkei Tokyo turun 3,9%, sementara indeks utama Hongkong turun 3,8%. Para pengamat mengatakan investor khawatir sementara berbagai perusahaan berjuang mengatasi penurunan pembelanjaan ekonomi besar yang mengalami resesi. 'Diperlukan' Keputusan TDK menutup empat pabrik dilakukan setelah perusahaan tersebut diperkirakan akan mengalami kerugian bersih 28 milyar yen pada tahun buku ini sampai bulan Maret, setelah sebelumnya memperkirakan keuntungan bersih 25 milyar yen. Lenovo memandang PHK yang mencapai 11% pegawainya disebabkan krisis keuangan dunia dan turunnya permintaan akan PC. PHK ini adalah bagian dari usaha menghemat 300 juta dolar pada tahun buku depan. Mereka memandang hal ini perlu dilakukan agar perusahaan dapat tetap bersaing. Perusahaan juga memperkirakan akan mengalami kerugian pada kuartal terakhir tahun buku. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||