|
Jet Israel teruskan serangan di Gaza
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jet militer Israel menggempur beberapa lokasi Hamas di Gaza dalam lanjutan operasi yang bertujuan menghentikan serangan roket
militan Palestina.
Petugas medis Palestina menyatakan sekitar 300 orang terbunuh akibat serangan Israel yang memasuki hari ketiga pada hari Senin. Barisan tank dan kendaraan lapis baja Israel sedang bersiap-siap di perbatasan dan Israel menyatakan wilayah di sekitar Jalur Gaza sebagai zona militer tertutup. Zona ini dilaporkan dinyatakan sebagai zona militer tertutup, karena ada bahaya serangan roket Palestina, namun para wartawan mengatakan zona tertutup itu juga akan mempermudah Israel melancarkan serangan darat. Seorang warga Israel tewas di Ashkelon, di sebelah utara Gaza, akibat serangan roket Palestina. Menteri Luar Negeri Tzipi Livni mengatakan, Israel bertekad "mengubah realita" di Gaza, sementara Israel diperkirakan mungkin akan melancarkan invasi darat.
Kompleks Universitas Islam Gaza dan kementerian dalam negeri termasuk sasaran terbaru yang digempur pesawat tempur Israel. Beberapa sentra kekuatan Hamas, termasuk kompleks aparat keamanan, kantor pemerintah dan terowongan ke Mesir diserang sejak Israel mulai melancarkan pengeboman Sabtu pagi. Saat fajar menyingsing hari Senin, saksi mata mengatakan, ledakan dahsyat mengguncang kompleks kementerian dalam negeri. Sebelumnya, serangan menimpa gedung laboratorium di Universitas Islam, yang merupakan pusat sumber dukungan bagi kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza. Banyak pejabat tinggi Hamas adalah lulusan perguruan tinggi tersebut. Wartawan BBC di Gaza mengatakan, pihak berwenang universitas telah mengosongkan kampus sebab mereka telah memperkirakan Israel akan menyerangnya. Terowongan dibom Ewa Jasiewicz, seorang relawan internasional yang memperkuat LSM Free Gaza Movement di Bayt Lahiya, belahan utara Gaza, mengatakan kepada BBC bahwa dia telah menyaksikan rumah sakit di kawasan tersebut kewalahan dan kekurangan sumber daya untuk menangani korban.
Hari Minggu, Israel membom terowongan penyelundupan di Gaza selatan yang digunakan oleh warga Palestina untuk mendatangkan bahan pangan dan kebutuhan lain dari Mesir untuk menyiasati blokade Israel terhadap wilayah mereka. Israel menuduh senjata juga diselundupkan melalui terowongan. Saat pesawat jet menggempur belahan selatan Gaza, ratusan warga Palestina mencoba menerobos pagar perbatasan untuk memasuki Mesir, namun aparat keamanan segera melepaskan tembakan untuk mencegah mereka masuk. Seorang petugas keamanan Mesir tewas, dan seorang lagi terluka dalam kemelut yang terjadi kemudian. Di PBB, Dewan Keamanan ikut menyerukan semua pihak menahan diri dengan mendesak diakhirinya tindak kekerasan antara Israel dan Gaza. Amerika Serikat, yang merupakan sekutu gigih Israel di Dewan Keamanan, mengatakan, Hamas bertanggungjawab untuk menghentikan serangan roket. Israel mengatakan, militan Palestina menembakkan lebih dari 110 roket dari wilayah pesisir tersebut sejak hari Sabtu. Serangan terjadi pada hari Sabtu kurang dari sepekan setelah berakhirnya gencatan senjatan enam bulan dengan Hamas. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||