BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 12 Desember, 2008 - Published 14:11 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Paket Jepang 255 milyar dollar
 
Pemerintah Jepang telah meningkatkan paket perangsang ekonominya menjadi US$ 255 milyar untuk membantu perekonomian negara itu.

Perdana Menteri Taro Aso mengatakan lebih dari setengah dana itu akan digunakan untuk menstabilkan pasar keuangan.

"Krisis keuangan Amerika mulai mempengaruhi ekonomi ril Jepang dengan laju yang lebih cepat daripada yang diperkirakan, " katanya saat mengumumkan paket tersebut.

"Prioritas utama kami sekarang adalah mengamankan lapangan kerja dan melindungi sumber pendapat nasional serta krisis kredit di kalangan perusahaan."

Hari Jumat mata uang Yen mencapai titik tertinggi terhadap dollar dalam waktu 13 tahun belakangan sehinga harga-harga saham turun dan tingginya nilai Yen ikut memukul ekspor negara itu.

Paket perangsang ekonomi itu antara lain mencakup fasilitas bebas pajak dan pendanaan proyek-proyek umum.

Perekonomian Jepang merupakan yang terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dan krisis ekonomi belakangan ini membuat ekonomi Jepang menyusut 1,8% dalam kuartal ketiga tahun ini.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy